Pertama di Sulteng, Turnamen Biliar Antar Alumni Sekolah Digelar di Luwuk Kabupaten Banggai

oleh -949 Dilihat
oleh
Ketua panitia pelaksana Moh Akbar Riansyah Mangeto. (Foto dokumen pribadi)

LUWUK TIMES — Suasana kompetitif sekaligus penuh nostalgia akan terasa, bertempat Allpool Dahlia Luwuk.

Untuk pertama kalinya se Sulawesi Tengah, turnamen biliar yang mempertemukan para alumni sekolah resmi digelar melalui Ramadhan Tournament Billiard Alumni SMANSAL Tahun 2026.

Ketua panitia, Moh Akbar Riansyah Mangeto kepada Luwuk Times, Rabu (25/02/2026) menjelaskan, event ini menjadi momentum spesial, bukan sekadar ajang adu ketepatan bola di atas meja hijau.

“Ini yang pertama se Sulteng. Pertandingan biliar antar alumni sekolah. Kami ingin menghadirkan ruang silaturahmi yang sehat, kompetitif dan penuh keakraban,” ujarnya.

Turnamen ini mempertandingkan beberapa kelas, yakni Handicap 3, 3+, 4, dan 4+.

Sehingga tambah Akbar, memberi kesempatan bagi pemain dengan level kemampuan berbeda untuk ambil bagian.

Tak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp15 juta. Rinciannya, Juara I berhak atas Rp7 juta dan tropi dan Juara II Rp3 juta dan tropi.

Sementara Semifinalis I dan II masing-masing memperoleh Rp1,5 juta dan tropi.

Bahkan bagi peserta yang menembus 8 besar, tersedia hadiah pembinaan sebesar Rp5 juta berikut piagam.

Dukungan terhadap kegiatan ini pun datang dari berbagai pihak.

Selain induk olahraga yakni Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (POBSI) Banggai, turnamen juga mendapat sokongan dari KONI Kabupaten Banggai dan beberapa wadah lainnya.

Hal itu sekaligus menandakan kuatnya dorongan untuk menghidupkan atmosfer olahraga biliar daerah.

Babak kualifikasi terjadwalkan pada 4–6 Maret 2026 dengan sistem double elimination bagan 32 (A, B, dan C).

Selanjutnya, pertandingan memasuki babak 32 besar hingga final pada 7 Maret 2026 dengan format single elimination.

Lebih dari sekadar kompetisi, harapannya turnamen ini menjadi wadah mempererat tali persaudaraan antar alumni.

“Termasuk memperkuat eksistensi olahraga biliar se Sulawesi Tengah,” tutup Akbar yang juga staf Sekretariat KONI Banggai ini. *

Reporter Sofyan Labolo