LUWUK TIMES — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadhan Media 1447 H oleh PT Pertamina EP Donggi Matindok Field, bertempat Pondok Pesantren Al Muraad Luwuk, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mempertemukan puluhan jurnalis Kota Luwuk dengan para santri Ponpes Al Muraad yang berada di kawasan perbukitan Keles.
Nuansa religius semakin terasa ketika acara tersebut mengusung tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan.”
Field Manager PT Pertamina EP Donggi Matindok Field, Ridwan Kiai Demak, mengatakan tema tersebut mencerminkan semangat perusahaan untuk terus menebar optimisme sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media.
“Acara ini kami memilih tema Energi untuk Melangkah Penuh Harapan. Semoga melalui kegiatan ini kita, perusahaan dan media, semakin bersinergi dan kompak serta terus memberikan dukungan terhadap perusahaan,” ujar Ridwan.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung berbagai program strategis, termasuk ketahanan pangan nasional.
Perwakilan SKK Migas

Sementara itu, perwakilan SKK Migas, Nindia, mengaku terkesan dengan lokasi Pondok Pesantren Al Muraad yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan.
“Pemandangannya sangat bagus,” ujarnya singkat sebelum memaparkan materi.
Dalam kesempatan itu, Nindia menayangkan video singkat mengenai kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, termasuk pengelolaan usaha hulu migas di Indonesia.
Meski berlangsung sekitar lima menit, paparan tersebut memberikan edukasi penting kepada para peserta mengenai peran strategis sektor migas bagi negara.
Ketua PWI Banggai

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai, Abdul Saleh, turut menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina EP Donggi Matindok Field yang dinilai konsisten menjalin kemitraan dengan kalangan jurnalis.
“Saya terharu dan bangga,” ujar Saleh.
Ia menuturkan, selama ini para jurnalis tidak hanya dilibatkan dalam kegiatan perusahaan, tetapi juga diajak melihat langsung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Salah satunya adalah kunjungan melihat pemanfaatan maggot sebagai solusi pengolahan limbah organik yang ramah lingkungan.
“Kita tidak lagi butuh bahan kimia karena sudah alami,” jelasnya.
Selain itu, para jurnalis juga pernah diajak melihat langsung produksi madu hitam di Desa Kokolomboi, Kabupaten Banggai Kepulauan, yang merupakan usaha binaan PT Pertamina EP Donggi Matindok Field.
“Alhamdulillah produksinya bahkan sudah dipasarkan hingga ke luar daerah,” tambahnya.
Sebelum menutup sambutan, Abdul Saleh berharap kegiatan yang melibatkan jurnalis seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Ponpes Al Muraad, Sulianti Murad, juga memberikan sambutan dan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya pesantren tersebut sebagai lokasi kegiatan Safari Ramadhan.
Menjelang waktu berbuka puasa, para jurnalis dan santri mendapatkan tausiyah dari Ustad Irwan Djafar,. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan berakhir dengan doa bersama. Dan buka puasa yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban antara perusahaan, jurnalis, dan para santri. *
Reporter: Sofyan Labolo


