Advertising

Example floating
Example floating

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Kecelakaan Laut di Bunta Banggai

Sofyan
Tim SAR gabungan temukan korban kecelakaan laut di Bunta Kabupaten Banggai
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BUNTA — Tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan serta warga menemukan korban kecelakaan laut di perairan Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Rabu 14 Agustus 2024, sekitar pukul 06.30 Wita.

Korban berjenis laki-laki berinisial DS alias W (34) warga Kelurahan Salabenda, Kecamatan Bunta ini ditemukan pertama kali oleh warga yang tergabung dalam Tim SAR.

IMG-20260829-WA0006

Kapolsek Bunta iptu Tamrin Luntaya mengungkapkan, peristiwa naas ini terjadi pada Selasa 13 Agustus 2024 sekitar pukul 16.30 Wita di Perairan Kecamatan Bunta.

Baca Juga:  Misi Pertahankan Tahta Porprov, Bupati Amirudin Pimpin Langsung Strategi Kontingen Banggai

“Sejak dikabarkan korban tenggelam, Tim SAR gabungan langsung melakukan upaya upaya pencarian,” ungkapnya.

Ia menuturkan, korban ditemukan berada di sekitaran TKP awal dimana tempat tenggelamnya perahu korban.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Camat Pagimana, Meylinda Djafar Nahkodai Desa Siuna Hingga Pilkades 2027

“Jarak dari bibir Pantai sekitar 50 meter. Korban ditemukan pada kedalaman sekitar 10 meter dengan posisi tertelungkup di dasar laut,” tuturnya.

Usai ditemukan, kata Iptu Tamrin, korban kemudian dievakuasi ke pantai dan di bawah mengunakan ambulance menuju Puskesmas Bunta guna otopsi.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, korban diduga meninggal dunia akibat tengelam dan di tubuh korban terdapat luka pada wajah, hematoma sebelah kanan, terdapat luka dijari kaki tengah sebelah kiri, luka lecet tidak beraturan di kepala.

Baca Juga:  Serpihan Maldives di Bualemo: Ketika Bupati Banggai Amirudin Jatuh Hati pada Pasir Putih Taima

“Melalui istri korban tidak melakukan penuntutan hukum terhadap siapapun dan telah menerima kejadian ini dengan membuat surat pernyataan,” tutupnya. *

-->