Advertising

Example floating
Example floating

Bupati Banggai Amirudin Menghadiri Rakornas Penanggulangan Bencana di Bandung

Sofyan
Bupati Banggai H. Amirudin menghadiri Rakornas PB 2024, di Kota Bandung Jawa Barat, 23-24 April 2024. (Foto: DKISP Banggai)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI, Luwuktimes.id— Bupati Banggai H. Amirudin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2024, di Kota Bandung Jawa Barat, 23-24 April 2024.

Rakornas PB dengan tema “Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana” tahun 2024 ini dibuka Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

IMG-20260829-WA0006

Wapres mengapresiasi penyelenggaraan Rakornas PB 2024. Karena itu sebagai upaya untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi penanggulangan bencana di Indonesia.

“Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran BNPB dan BPBD, serta semua instansi terkait, atas dedikasi waktu, tenaga, dan pikiran dalam menanggulangi, sekaligus mengurangi segala bentuk risiko bencana di tanah air,” kata Wapres.

Baca Juga:  Dituding Mangkir Sidang PTUN, Bupati Banggai Amirudin Semprot Supriadi Lawani: Berkaca Dulu!

Sebanyak 447 BPBD yang terdiri dari 36 BPBD Provinsi dan 411 BPBD Kabupaten/Kota menghadiri Rakornas tersebut.

Untuk itu, Wapres memberi arahannya kepada seluruh pihak terkait di bidang penanganan bencana untuk mengembangkan industrialisasi penanggulangan kebencanaan dengan penerapan teknologi dan inovasi.

Baca Juga:  Misi Pertahankan Tahta Porprov, Bupati Amirudin Pimpin Langsung Strategi Kontingen Banggai

“Manfaatkan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memantau potensi bencana, mengembangkan sistem peringatan dini, meningkatkan kapasitas mitigasi bencana, serta meminimalisasi risiko bencana,” imbau Wapres.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan mengenai tantangan bencana ke depan yang semakin kompleks. Dampak perubahan iklim semakin terasa dan membuat dampak bencana semakin signifikan.

Suharyanto juga menekankan keselarasan antara strategi dan kebijakan harus didukung inovasi dan teknologi yang memungkinkan respons cepat. Sebab, hal ini akan dapat menjawab tantangan perencanaan untuk mengantisipasi, mencegah dan membangun kesiapsiagaan.

Baca Juga:  Suasana Haru di Ujung Pengabdian 29 Tahun: Catatan Perpisahan Agus Gunadi dan Yusni Monggesang serta Syukuran Kadinsos Banggai

Bupati Amirudin menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan koordinasi efektif antarwilayah dalam menangani bencana.

Dia juga menegaskan pentingnya penerapan tindakan preventif untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. *

Baca: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Hadiri Rakon di Palu

-->