Advertising

Example floating
Example floating

Warga Mantoh Kontra PT MGM, Kapolsek Lamala Mediasi

Sofyan
Mediasi antara warga Mantoh dengan perwakilan PT MGM, bertempat Mapolsek Lamala, Senin (10/2/2025).
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

MANTOH, Luwuk Times— Warga Desa Pondan Kecamatan Mantoh Kabupaten Banggai tak sejalan dengan PT Moramo Gamping Makmur (MGM). Menyatukan dua pendapat yang kontra itu, Kapolsek Lamala, AKP Rudi Cornelis turun mediasi.

Proses mediasi itu berlangsung di Mapolsek Lamala Senin (10/2/2025).

IMG-20260829-WA0006

Sedikitnya 18 orang yang hadir pada mediasi itu. Yakni Kades dan BPD Pondan, tokoh masyarakat, perwakilan masyarakat termasuk perwakilan perusahaan.

Baca Juga:  Menembus Malam demi Kesehatan Warga Kepulauan di Pagimana Banggai

Kapolsek Lamala mengatakan, permasalahan ini terkait rencana pekerjaan tambang oleh PT MGM. Akan tetapi belum melakukan sosialisiasi ke masyarakat setempat.

“Bahwa sebelumnya pada Sabtu, 8 Februari 2025 pagi telah ada aksi pemblokiran jalan umum bertempat Desa Pondan. Hal itu sebagai bentuk protes masyarakat kepada perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Terbengkalai Akibat Alih Status, Warga Salodik Turun Tangan Tambal Tanjakan Lumba-Lumba Pakai Uang Swadaya

Lanjut Kapolsek, adapun hasil dari pertemuan adalah aparat desa dan tokoh masyarakat berjanji tidak akan membuat insiden serupa sebelum berkoordinasi dengan Polri.

Selain itu, pihak perusahaan juga akan melakukan komunikasi dan koordinasi, apabila melakukan aktivitasnya kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, AKP Rudi menekankan kepada mayarakat tidak main hakim sendiri, seperti merusak dan memalang jalan umum.

Baca Juga:  Mobil Pick Up Tabrak Bocah Pejalan Kaki di Kintom

Apabila akan menyampaikan aspirasi paling tidak 3 hari sudah ada pemberitahuannya.

“Semoga hasil kesepakatan ini berjalan secara cermat. Sehingga permasalahan tidak berlarut-larut. Perusahaan dan warga bersinergi dalam menjaga kamtibmas pada wilayah ini,” imbaunya. *

-->