Advertising

Example floating
Example floating

Pawai Takbiran di Pagimana Bakal Meriah, Warga Kampung Ramadhan Lingkuan Latihan “Dendengan”

Sofyan
Suasana takbiran di Pagimana beberapa waktu lalu
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Pagimana, Luwuk Times— Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pawai takbiran menyambut Idul Fitri 1446 H, warga Kampung Ramadhan Lingkuan Kelurahan Basabungan Kecamatan Pagimana, melaksanakan latihan “Dendengan”.

Dipastikan pawai takbiran menyambut hari kemenangan 1 Syawal pada Minggu (30/03/2025) mendatang itu berlangsung meriah.

IMG-20260829-WA0006

Ada yang membedakan pawai takbiran dengan tahun-tahun sebelumnya.

Takbiran

Keunikan dalam pawai takbiran nantinya itu adalah dengan menggunakan kendaraan tronton.

Baca Juga:  Menembus Malam demi Kesehatan Warga Kepulauan di Pagimana Banggai

Kendaraan besar itu jadi tempat pengeras suara takbiran. Dan puluhan pesertanya akan berjalan kaki membunyikan dendengan atau pentungan yang terbuat dari bambu.

Pengisiatif, Yusi Lamato menjelaskan, dendengan berasal dari bahasa Saluan. Yakni alat untuk pentungan yang dibunyikan oleh masyarakat asli Saluan.

“Yang biasanya untuk menandakan berita kepada masyarakat zaman dulu. Dan ini yang pertama kalinya 1 Ramadhan 1446 H dalam pelaksanaan pawai takbiran,” kata Yusi.

Baca Juga:  Jejak Langkah Sang Gadis Kecil, Saat Rindu dan Amarah Melebur di Angka 110

Lanjutnya, ide ini tercipta berasal dari sejumlah anak muda lingkungan II dan III Kelurahan Basabungan. Mereka ingin menciptakan suasana Ramadhan dan Idul Fitri lebih berkesan.

“Kami bertekad mengubah perspektif pemuda Lingkuan yang dulunya terkenal kurang baik. Tapi kali ini menciptakan anak muda yang berahlak,” kata Cici.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Camat Pagimana, Meylinda Djafar Nahkodai Desa Siuna Hingga Pilkades 2027

Beberapa malam terakhir ini, para peserta terus melakukan latihan dan pematangan dalam rangka kesiapan takbiran.

Para pesertanya sangat antusias. Buktinya jumlahnya terus bertambah. Mereka dari berbagai kalangan. Mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak. *

Anto Yasin

-->