Advertising

Example floating
Example floating

Kekeringan Hampir Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Banggai, BPBD Lakukan Kaji Cepat

Sofyan
Foto foto BPBD Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai melakukan assessment atau kaji cepat dampak kekeringan pada tiga kecamatan, yakni Moilong, Toili, dan Toili Jaya, pada Senin (26/1/2026).

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banggai, Rahmat Asri, didampingi staf Nur Rahmatia Samali, langkah tersebut setelah laporan awal terkait kekeringan masuk ke BPBD pada 21 Januari 2026.

IMG-20260829-WA0006

Dedy sapaan akrabnya menjelaskan, kegiatan berawal dengan survei lapangan selanjutnya koordinasi bersama Balai Penyuluh Pertanian dan para petani setempat.

Baca Juga:  Pelaku Penikaman di Toili, Ditangkap Polisi
Foto foto BPBD Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times

Dari hasil koordinasi sementara, Kecamatan Moilong menjadi wilayah terdampak terluas.

“Di Moilong terdapat 8 desa terdampak. Dengan luas sekitar 986 hektare lahan pertanian. Data ini masih sementara. Karena ada sekitar 200 hektare lagi yang berpotensi terdampak. Meski saat ini masih memiliki sumber air,” jelasnya.

Sementara itu, Kecamatan Toili Jaya, tercatat 3 desa terdampak dengan luas 179 hektare.

Baca Juga:  Harga Sawit Petani Murah di Toili Banggai, Mentan Amran Tegas Instruksikan Tindak PT KLS

Adapun Kecamatan Toili, kekeringan melanda 6 desa dengan total luas terdampak 218 hektare. Pada dua kecamatan tersebut, sumber air sudah mengering.

Foto foto BPBD Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times

Untuk penanganan awal, BPBD Banggai telah menyiapkan 1 unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter serta 1 unit mesin alkon. Tujuannya untuk membantu distribusi air ke wilayah terdampak.

Dedy menambahkan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Moilong saat ini mengalami cuaca panas ekstrem. Dan masuk kategori kekeringan hampir ekstrem, mengingat sudah dua pekan tidak turun hujan.

Baca Juga:  Jejak Langkah Sang Gadis Kecil, Saat Rindu dan Amarah Melebur di Angka 110

BPBD Banggai juga telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat sebagai dasar penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Usulan penanganan kekeringan tersebut akan disampaikan kepada Bupati Banggai.

“Rencananya, Bupati Banggai H. Amirudin akan melakukan kunjungan langsung ke tiga kecamatan terdampak pada hari Sabtu mendatang,” pungkasnya. *

Reporter Sofyan Labolo

-->