Luwuk Times, Luwuk — Kontingen Kabupaten Banggai mulai memanaskan mesin menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali.
Dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, selaku Ketua Kontingen, jajaran pengurus dan atlet siap tampil all out demi mempertahankan mahkota juara umum.
Dalam rapat pemantapan kontingen, Ramli menekankan pentingnya menjaga mentalitas bertanding dan semangat juang sejak awal.
Bahkan, hal-hal detail seperti kesiapan atlet menyanyikan lagu mars pun tak luput dari perhatiannya.
“Lagunya harus semangat. Atlet dan official harus hafal Mars Patriot Olahraga, jangan sampai membisu saat berada di Morowali nanti,” tegas Ramli saat memberikan arahan. Menurutnya, amanat besar ini harus dipertanggungjawabkan secara penuh kepada KONI, Bupati Banggai, serta masyarakat.
Sukses menyabet predikat juara umum pada Porprov IX tahun 2022 lalu saat menjadi tuan rumah, Kabupaten Banggai kini datang ke Morowali dengan target tinggi. Meski bersaing di kandang lawan, optimisme tetap membubung tinggi.
“Target utama kita adalah mempertahankan gelar juara umum Porprov IX 2022. Paling tidak, kita wajib masuk tiga besar. Setelah berdiskusi intensif dengan Sekretaris Umum KONI yang sudah berpengalaman panjang, kami optimistis target ini realistis dan bisa dipertahankan,” ujar Ramli penuh keyakinan.
Menghadapi potensi rasionalisasi anggaran, Pemkab Banggai dan KONI telah menyiapkan langkah antisipasi yang matang.
Pembahasan alokasi anggaran kontingen dijadwalkan masuk ke DPRD pekan depan. Sementara untuk bonus atlet, penganggarannya disiapkan secara terpisah pada tahun mendatang.
Tak hanya mengandalkan APBD, strategi kolaborasi juga diterapkan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan dan kostum bertanding.
Yakni Kemitraan Investor. Pemkab telah mengundang para investor dan pelaku usaha. Respons positif ditunjukkan dengan hadirnya para investor hingga memenuhi ruang rapat.
Mereka menyatakan kesiapan berkontribusi, dengan syarat tiap cabang olahraga (cabor) segera menyetorkan proposal resmi yang akan dijemput langsung oleh utusan kontingen.
Dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Untuk efisiensi anggaran daerah, OPD tidak dimintai kontribusi dalam bentuk dana tunai, melainkan bantuan armada kendaraan operasional demi kelancaran mobilitas atlet dan kontingen di Morowali.
Sekretaris Umum KONI Banggai, Sugiarto, mengingatkan bahwa hari ini merupakan batas akhir bagi seluruh cabor untuk memasukkan proposal kebutuhan mereka agar proses administrasi dan pencarian sponsor bisa segera dieksekusi.
Mengakhiri arahannya, Ramli Tongko menegaskan bahwa perjuangan kali ini membawa tiga misi utama.
“Semangat kita semua sama. Semoga apa yang kita rencanakan berjalan lancar. Target kita jelas, sukses prestasi, sukses pertanggungjawaban, dan sukses administrasi,” pungkasnya. *









