-->
-->

Dana BanKeu Sulteng 117 Juta

Dinsos Banggai Mantapkan Verifikasi Data Kesejahteraan Masyarakat

Sofyan
FOTO: Dinsos Banggai untuk Luwuk Times
A-AA+A++

Luwuk Times, Banggai – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai menerima suntikan Bantuan Keuangan (BanKeu) dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp117.864.293.

Dana hibah ini dialokasikan khusus untuk program sosialisasi dan pembenahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.

Pengalokasian anggaran tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil konsultasi dan koordinasi intensif antara Dinsos Kabupaten Banggai dengan Dinsos Provinsi Sulteng.

Baca Juga:  Menjamin Gizi dan Kenyamanan Anak Banggai, Kadinsos Banggai Turun Langsung Cek Logistik SLB Negeri Toili

Kepala Dinsos Banggai Hariadi Bola Senin (14/09/2026) menjelaskan, seluruh penggunaan dana tersebut dipastikan taat azas dan merujuk sepenuhnya pada Petunjuk Juknis (Juknis) resmi yang telah diterbitkan oleh pihak provinsi.

Fokus utama dari penyaluran dana BanKeu ini diprioritaskan untuk kegiatan sosialisasi serta Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para operator atau admin DTKS baru yang bertugas di tingkat desa dan kelurahan.

Langkah ini krusial dilakukan guna memastikan proses verifikasi dan validasi data kemiskinan di tingkat tapak berjalan akurat serta tepat sasaran.

Baca Juga:  Dinas Sosial Kabupaten Banggai Antar Langsung ODGJ ke Tolitoli

Guna menjaga keberlanjutan dan efisiensi program, Dinsos Banggai menyiapkan langkah strategis pasca-pelaksanaan bimtek.

Seluruh admin Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) yang telah terlatih akan dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi yang ditandatangani langsung oleh Bupati Banggai.

Penerbitan SK Bupati ini bertujuan memberikan kepastian hukum dan menjaga stabilitas SDM di tingkat desa/kelurahan.

Baca Juga:  Suasana Haru di Ujung Pengabdian 29 Tahun: Catatan Perpisahan Agus Gunadi dan Yusni Monggesang serta Syukuran Kadinsos Banggai

Dengan adanya batasan tegas terkait pergantian admin, diharapkan tidak ada lagi bongkar-pasang petugas yang memicu pelatihan berulang dan pemborosan anggaran.

Melalui penguatan kapasitas dan kepastian status para admin SIKS-NG ini, Dinsos Banggai optimistis tata kelola data kesejahteraan sosial di Kabupaten Banggai makin solid, mutakhir, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. *

-->

Pos Terkait