Advertising

-->
-->

Benturkan Kepalanya di Dinding, Warga Nuhon Banggai Ditemukan Meninggal

Sofyan
Warga Kabupaten Banggai berinisial RA (52) ditemukan meninggal, Senin (09/09/2024). Ia diduga mengakhiri hidup dengan cara membenturkan kepala dan badannya di dinding rumahnya di Desa Bangketa, Kecamatan Nuhon.
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Luwuk Times, Banggai— Warga Kabupaten Banggai berinisial RA (52) ditemukan meninggal, Senin (09/09/2024). Ia diduga mengakhiri hidup dengan cara membenturkan kepala dan badannya di dinding rumahnya di Desa Bangketa, Kecamatan Nuhon.

Aparat Polsek Nuhon langsung mendatangi TKP penemuan mayat berjenis kelamin pria tersebut.

Korban pertama kali ditemukan ibu kandungnya HP (83), yang saat itu ingin memanggil korban untuk memberi makanan.

Baca Juga:  Sunyi Tanpa Perayaan, Hangat oleh Kepercayaan Pembaca

“Sekitar pukul 07.00 Wita, saksi memanggil korban tapi tidak ada jawaban,” kata Kapolsek Nuhon IPDA Andi Wijanarko.

Merasa curiga, saksi langsung membuka pintu pondok dan melihat korban sudah tergeletak tak bergerak dilantai.

Baca Juga:  Gendang Perang Pungli Nakes Ditabuh, Inspektorat Siap Geledah 27 Puskesmas dan Dinkes Banggai

“Kemudian saksi memangil cucunya memita pertolongan dan melaporkan kepada aparat Polsek Nuhon untuk mengevakuasi korban,” ungkapnya.

Dari keterangan keluarga, korban yang merupakan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ sekitar 5 tahun.

Ia diputuskan dipasung disebuah pondok karena sering berkeliaran membawa senjata tajam.

Baca Juga:  Dituding Mangkir Sidang PTUN, Bupati Banggai Amirudin Semprot Supriadi Lawani: Berkaca Dulu!

“Korban juga sering membenturkan kepalanya didinding pondok yang terbuat dari kayu,” sebut Andi.

Dari hasil pemeriksaan luar Puskesmas Toemang menerangkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia 6 jam dari waktu ditemukannya

Atas meninggalnya koban, keluarga menolak dilakukan autopsy dan mengiklaskan kematian korban. *

-->