Advertising

Example floating
Example floating

BPU Luwuk Tampung 130 Warga Terdampak Kebakaran Pasar Sentral

Sofyan
Wabup Banggai Furqanuddin Masulili mengunjungi BPU Luwuk yang dijadikan posko pengungsi korban kebakaran Pasar Sentral Luwuk, Senin 9 Desember 2024.
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

**) Ikuti Luwuk Times di Google News

BANGGAI— Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Luwuk Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai, menjadi tempat pengungsian sementara warga korban bencana kebakaran Pasar Sentral Luwuk. Sebanyak 37 kepala keluarga (KK) atau 130 warga terdampak yang direlokasi ditempat tersebut.

IMG-20260829-WA0006

Sebagai bentuk kepedulian Pemda Banggai, Wakil Bupati Furqanuddin Masulili mengunjungi posko pengungsi kebakaran Pasar Sentral Luwuk, Senin 9 Desember 2024 pagi.

Baca Juga:  Efek Domino Markas PWB: Kala Bupati Banggai Amirudin Hadir, Emak-Emak Halmahera Kecipratan Rezeki

Dalam kunjungan itu, Wabup Banggai didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai Fery Sujarman dan Sekcam Luwuk serta beberapa aparat lainnya yang mengunjungi keluarga terdampak.

Pada kesempatan itu, Furqanuddin menanyakan tentang apa saja kekurangan yang ada di lokasi pengungsian.

Baca Juga:  Gebyar Pentas Seni G-BOM Bakal Guncang Luwuk Kabupaten Banggai

Ada beberapa keluhan disampaikan. Diantaranya, suhu panas di dalam gedung BPU. Sehingga dibutuhkan kipas angin.

Wabup juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan bahan makanan, berupa mie instan dan beras yang pada saat bersamaan dibawa oleh BPBD Kabupaten Banggai.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kabupaten Banggai dengan personil dari Tagana juga menyalurkan sejumlah bantuan yang berasal dari gudang logistik Dinsos.

Baca Juga:  Manasik Haji Calon Haji 2027 Pertemuan Ke-5 Digelar di Luwuk

Sebelumnya, terjadi kebakaran besar di Pasar Sentral Luwuk Minggu (08/12/2024) pagi. Kebakaran tersebut menghabiskan seluruh lapak pedagang.

Tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut. Sampai dengan saat ini, belum diketahui jumlah kerugian materil yang dialami. *

Bagian Prokopim Banggai

-->