Advertising

Example floating
Example floating

Fespati Banggai Berlaga di Ajang Internasional

Sofyan
Ketua Fespati Banggai, H. Iswan Kurnia Hasan berfoto bersama pemanah muslim dari Sydney Australia.
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI – Tak hanya lokal dan nasional. Tetapi kini, Federasi Seni Panahan Tradisional (Fespati) Kabupaten Banggai berlaga juga di ajang internasional.

Ada enam atlet yang dikirim Fespati Banggai untuk mengikuti event panahan internasional Al Fatah Laga, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Fatah, Trankil, Kecamatan Temboro, Kabupaten Magetan. Hajatan itu akan digelar mulai 8 hingga 10 November 2024.

IMG-20260829-WA0006

Ketua Fespati Banggai, H. Iswan Kurnia Hasan, Lc.MA, mengonfirmasi keikutsertaan para atlet ini sebagai bentuk komitmen dalam memajukan seni panahan tradisional di tingkat internasional.

Baca Juga:  Banggai Prix Championship 2026 di Sirkuit Adipura Luwuk Tak Sekadar Kejar Kecepatan, Keselamatan Penonton Harga Mati

Event ini diikuti oleh pemanah dari berbagai negara ASEAN seperti Malaysia dan Kazakhstan, serta peserta dari Australia.

“Kami bangga dapat mengirimkan atlet-atlet terbaik kami ke acara yang bergengsi ini. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan dan mengembangkan seni panahan tradisional dari Kabupaten Banggai,” ujar H. Iswan kepada Jumat 8 November 2024.

Baca Juga:  SJS Luwuk Sapu Bersih Kemenangan, Tim U-15 dan U-17 Kompak Segel Tiket 8 Besar di Piala Soeratin 2026

Di sela-sela acara, Iswan juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama pemanah muslim dari Sydney, Australia.

Kehadiran para pemanah dari berbagai negara menambah semarak dan semangat persaudaraan antar bangsa dalam event ini.

Baca Juga:  Porprov X Sulteng Mundur ke Desember, Siasat Tuan Rumah dan Dilema Anggaran Daerah

Event panahan Al Fatah Laga diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperkuat persahabatan antar pemanah dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Selain itu, ajang ini juga menjadi tempat berbagi teknik dan pengalaman dalam seni panahan tradisional. * stp

**) Ikuti berita-berita terbaru Luwuk Times di Google News. Klik link dan jangan lupa follow

-->