LUWUK TIMES – Kabar baik bagi pecinta olahraga pentaque di Kabupaten Banggai.
Setelah cukup lama dinantikan, lapangan pentaque akhirnya akan segera dibangun.
Hal itu berkat inisiatif Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banggai.
Sekretaris KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun, kepada Luwuk Times, Selasa (06/01/2026) mengungkapkan, pembangunan lapangan ini menjadi bentuk komitmen KONI dalam mendukung cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi prestasi.
“Lapangan pentaque akan kami bangun dengan ukuran 8 x 12 meter dan bisa digunakan untuk dua lapangan sekaligus. InsyaAllah pelaksanaannya mulai pada triwulan pertama tahun ini,” ujar Sugiarto.
Ia menjelaskan, pembangunan lapangan akan difasilitasi melalui dana pembinaan KONI.
Untuk tahap awal, lapangan akan menggunakan material abu batu yang dipadatkan agar segera bisa dimanfaatkan atlet untuk latihan.
“Estimasi anggaran belum kami pastikan. Yang terpenting saat ini, atlet sudah bisa menggunakan lapangan untuk latihan,” tambahnya.
KONI Banggai juga memiliki rencana jangka panjang untuk memermanenkan lapangan pentaque di kawasan GOR Kilongan.
Lokasinya memungkinkan berada di sekitar lapangan bulu tangkis atau voli pasir. Namun demikian, realisasi rencana tersebut masih membutuhkan waktu.
“Lapangan di Alun-alun Bumi Mutiara Luwuk maupun kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lalong tidak memungkinkan karena berkaitan dengan penataan Kota Luwuk,” jelas Sugiarto.
Meski dana pembinaan digunakan untuk pembangunan lapangan, Sugiarto menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi hak cabor pentaque untuk menerima dana pembinaan lainnya.
“Kami tetap memberikan dukungan berdasarkan potensi dan prestasi masing-masing cabor,” tegasnya.
Pembangunan lapangan pentaque ini juga mendapat respons positif dari Ketua Umum KONI Banggai yang juga Bupati H. Amirudin serta Ketua Harian KONI Syafrudin Hinelo.
Keduanya memberikan sinyal dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga pentaque.
Harapan Ketum KONI Banggai tentu saja, dengan hadirnya lapangan ini, pembinaan atlet pentaque Banggai semakin optimal dan mampu melahirkan prestasi di tingkat regional maupun nasional. *













