Advertising

Example floating
Example floating

Menengok Banggai bersama Ubud Writers and Readers Festival

Sofyan
Novelis Zaky Yamani saat mengisi sesi workshop menulis di ruangan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Luwuk pada Rabu, 11 Desember 2024. (Foto Istimewa)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI – Rangkaian Satelit Program Ubud Writers and Readers Festival ditutup di Banggai. Berkolaborasi dengan Festival Sastra Banggai, program ini berlangsung di Ruang Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, 12 Desember 2024.

Program pertama, diskusi bersama Dewi Setiawan digelar di Kafe Sehati. Diskusi ini membahas tips dan trik meningkatkan eksposur festival sastra.

IMG-20260829-WA0006

Dua program lainnya digelar di Unismuh Luwuk, dihadiri oleh mahasiswa yang antusias menyimak dan belajar menulis bersama novelis Indonesia Zaky Yamani.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Kunker di Polresta Banggai, Ini Agendanya

Satelit Program Ubud Writers & Readers Festival digelar di tiga kota di Indonesia. Program ini mendekatkan komunitas sastra dan seni di nusantara dengan UWRF. Program ini merekam gerak sastra Indonesia di berbagai kota.

Telah berusia 20 tahun, UWRF tak pernah mengendurkan langkah dan gerak. Program kolaborasi dengan komunitas lintas daerah terus dilakukan. UWRF menjejak di berbagai kota, menebarkan semangat dan memberi makna pada kerja-kerja untuk sastra, seni, dan kebudayaan.

Baca Juga:  Manasik Haji Calon Haji 2027 Pertemuan Ke-5 Digelar di Luwuk

Satelit Program ini merupakan kali kedua UWRF menggandeng Festival Sastra Banggai. Sebelumnya program serupa dilaksanakan di masa pandemi dan digelar secara daring.

“Sebelumnya dilakukan secara daring bersama penulis dari Amerika Serikat. Tahun ini diadakan luring bersama penulis Indonesia. Kami memilih melaksanakannya di Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai,” jelas Rachmad Lasaka dari Festival Sastra Banggai.

Baca Juga:  500 Buruh Transport Banggai Siap Meledak di Jalanan

Unismuh Luwuk Banggai, kata Rachmad, sudah sejak awal memberi dukungan untuk FSB. Unismuh selalu menjadi “rekan baik” yang berjalan bersama untuk sastra, seni, dan kebudayaan.

Rachmad berterima kasih, Satelit Program UWRF di Banggai berjalan lancar.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Kami berharap kolaborasi ini berlanjut. Semoga kolaborasi FSB dengan UWRF dan kerja sama dengan Unismuh terus berjalan,” pungkasnya. *

-->