LUWUK TIMES— Sinergitas antara Provinsi Sulteng dan Jatim ibarat jembatan emas yang menghubungkan dua poros kekuatan besar di Nusantara.
Sulteng dengan keunggulan sumber daya alam dan Jatim dari sisi industrinya. Kini keduanya bersinergi menciptakan peluang ekonomi lewat misi dagang dan investasi Pemprov Jatim, bertempat Hotel BW Coco, Sabtu (18/10).
Gubernur Sulteng melalui Wagub Reny A. Lamadjido mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan delegasi Jatim yang dipimpin langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Rombongan Jatim membawa serta para kepala perangkat daerah, pelaku usaha dari organisasi pengusaha seperti KADIN, HIPMI, dan IWAPI.
Tujuannya untuk menjalin kerjasama strategis, baik secara G to G (antar-pemerintah) maupun B to B (antar-pelaku usaha).
“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah provinsi Jawa Timur,” ucap Wagub atas terselenggaranya forum strategis ini.
Sementara Gubernur Jatim Khofifah mengungkapkan rasa syukurnya. Itu karena hingga pukul 12.00 WITA, total nilai transaksi yang tercatat sudah menembus Rp. 1,3 triliun.
Capaian ini adalah pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi kedua daerah meningkat pesat berkat misi dagang.
Ia juga berharap kesempatan selanjutnya, delegasi Sulteng dapat membalas kunjungan ini ke Jatim guna memperkuat jejaring bisnis dalam model kerjasama strategis.
“Mudah-mudahan (kegiatan misi dagang) dapat memberikan penguatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat dua daerah,” harapnya untuk kesinambungan forum kerjasama lintas daerah ini. *













