Advertising

Example floating
Example floating

Astaghfirullah, 10 Remaja Ini Pesta Miras di Persibal Luwuk

Sofyan
Polisi mengamankan 10 anak bawah umur sedang berpesta minuman keras, bertempat lapangan Persibal Luwuk, Sabtu (24/5/2025).
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Banggai, Luwuk Times— Polisi mengamankan 10 anak bawah umur sedang berpesta minuman keras, bertempat lapangan Persibal Luwuk, Sabtu (24/5/2025).

Tim patroli Samapta Polres Banggai membawa 10 remaja tersebut ke Mapolsek Luwuk.

IMG-20260829-WA0006

Kasat Samapta AKP Jimyarto Anasim mengatakan, pihaknya terpaksa mengamankan 10 remaja. Mereka sedang minum minuman keras pada fasilitas olahraga tersebut.

Informasi itu berasal dari masyarakat. Warga resah dengan keberadaan remaja yang kerap pesta miras pada kompleks olahraga Lapangan Persibal Luwuk.

Baca Juga:  Merah Putih di Sandakan: Sembilan Tahun APJI Banggai Merawat Kebersamaan lewat Gelak Tawa

Berangkat dari informasi itu, personel langsung ke lokasi. Alhasil menemukan kelompok remaja sedang asik minum miras jenis cap tikus (2 botol sedang) dan saguer (1 botol besar).

“Anak-anak remaja tersebut kami amankan ke Mapolsek untuk pembinaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pendataan 6 anak perempuan dan 4 laki-laki,” ujar Kasat.

Baca Juga:  Melawan Blokade Tanjung Sari, Ahli Waris Berkah Albakkar: Kami Juga Korban Penzaliman Puluhan Tahun

Sementara itu menurut Kapolsek Luwuk AKP Muh Asdar, remaja yang akan menjalani pembinaan itu masing-masing NH (15), AB (16), MM (16), NN (15), IP (15), AR (17), FS (15), WK (17), EM (14) dan AF (16).

Ia menyayangkan, jika diusia belia ini mereka sudah terpengaruh dengan mengkonsumsi miras.

Baca Juga:  Putusan Inkrah Ditantang Warga, Wibawa Hukum di Tanjung Sari Diuji: Polresta Banggai Tak Boleh Pikir Dua Kali

Selain tidak baik buat Kesehatan, tentu juga akan memberikan dampak buruk bagi perilaku mereka kedepannya.

“Mari kita sama-sama peduli. Berperan penting orang tua, lingkungan masyarakat serta lingkungan sekolah. Semua mesti turut bertanggung jawab. Karena masa depan anak menentukan masa depan bangsa. Jika masih remaja saja sudah rusak, bagaimana nantinya,” pesan AKP Asdar. *

-->