Luwuk Times, Pagimana – Praktik pembelian Pertalite menggunakan jerigen oleh para pengepul di Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Pagimana akhirnya memicu reaksi tegas.
Maraknya aksi borong yang bikin stok BBM cepat ludes dan menyulitkan warga lokal ini berujung pada teguran keras dari PT Pertamina Patra Niaga.
Buntut dari proses pembinaan tersebut, APMS Pagimana dijadwalkan kembali beroperasi dan menyalurkan BBM jenis Pertalite pada Kamis, 17 September 2026 mendatang.
Guna memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, jajaran Polsek Pagimana menyatakan siap turun tangan melakukan pengawasan ketat di lokasi.
Kapolsek Pagimana, IPTU Moh. Alfian Ismail, menegaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah (Sprint) kepada Kanit Intelkam untuk memimpin pengawasan di lapangan.
“Polsek siap memberikan pengawasan dan penertiban di APMS saat penyaluran nanti. Namun, pengawasan ini kami lakukan pada hari-hari tertentu mengingat keterbatasan jumlah personel yang ada,” ujar Alfian kepada awak media, Senin (15/9/2026).
Langkah penertiban ini diharapkan mampu menekan praktik pembelian berlebihan serta penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab, sehingga masyarakat Pagimana bisa mendapatkan hak BBM bersubsidi secara merata dan wajar. *
Reporter Anto Yasin


















