Curi Barang Perusahaan untuk Beli Sabu, Warga Lamala Banggai Ini Ditangkap Polisi

oleh -1304 Dilihat
oleh
Mencuri barang milik perusahaan untuk membeli sabu, warga Kecamatan Lamala Kabupaten Banggai ini ditangkap polisi. (Foto Humas Polres Banggai untuk Luwuk Times)

LUWUK TIMES— Satuan Reserse Kriminal Polres Banggai mengungkap kasus tindak pidana pencurian, bertempat Gudang milik PT. Setia Sentosa Niaga, Jumat (31/10/2025) jam 20.00 Wita. Gudang itu terletak Desa Koyoan Kecamatan Nambo,

“Pelaku pria berinisial YN alias Anto (22). Ia warga Desa Labotan Kecamatan Lamala. YN diamankan oleh Unit I Tipidum,” ujar Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy.

Baca Juga:  Rental PlayStation di Luwuk Disalahgunakan Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Polisi Ringkus Pengedar

Kasat Reskrim melalui keterangan tertulis menyampaikan, Anto tertangkap berdasarkan Laporan Polisi oleh George Sambeta (35) Warga Desa Solan, Kintom.

Pelapor selaku kepala gudang PT. Setia Sentosa Niaga merasa curiga melihat sejumlah barang yang terus berkurang setiap harinya.

Selanjutnya pelapor mengecek CCTV, sehingga mengetahui pelaku yang dengan cara melalui ventilasi masuk kedalam gudang dan mengeluarkan barang – barang tersebut.

Baca Juga:  Resnarkoba Polda Sulteng Tangkap Kurir Sabu 15 Kg

“Total kerugian mencapai Rp. 100 Juta,” terang Tio.

Beli Sabu

Setelah penyelidikan, petugas mengamankan pelaku. Dalam interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Terungkap bahwa sebagian hasil curian telah ia jual.

Uang hasil gadai tersebut ia gunakan untuk kepentingan pribadi, yaitu pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu serta kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Menipu di Luwuk Banggai, Warga Taliabu Maluku Utara ini Ditangkap di Sulawesi Tenggara

Pelaku beserta barang bukti lainnya kata Tio berupa 3 karton sabun mandi dan 20 karton susu formula telah kami amankan, untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian akan melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. *

No More Posts Available.

No more pages to load.