Advertising

Example floating
Example floating

Diduga Depresi, Pria di Balantak Selatan Banggai Tewas Gantung Diri

Sofyan
TKP pria di Balantak Selatan Banggai tewas gantung diri
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BALANTAK – Seorang pria di Kabupaten Banggai ditemukan tewas gantung diri. Pria itu nekat mengakhiri hidupnya karena diduga depresi usai bercerai dari sang istri.

Pria tersebut adalah HY (44), warga Desa Tongke Kecamatan Balantak Selatan. Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 09.00 Wita, korban meninggalkan rumah menuju arah bukit dibelakang rumah korban.

IMG-20260829-WA0006

Pihak keluarga merasa khawatir, ketika sampai sore korban belum juga pulang ke rumahnya.

Baca Juga:  Asa Baru Kawasan 'Kepala Burung' Banggai: Program 'Berani Lancar' Kucurkan Rp67 Miliar Bebaskan Warga dari Kubangan Lumpur

Mereka pun kemudian mencari berkeliling di lahan kebun milik Hans Mohede.

Tubuh korban ditemukan di bawah pohon jati. Keluarganya lalu melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Balantak.

Posisi korban tertelungkup, tali yang menjerat leher korban telah putus karena terbuat dari anyaman daun kelapa.

Baca Juga:  Hantam Jembatan Kayutanyo, Ayah dan Anak di Luwuk Timur Kecelakaan Tunggal Akibat Alkohol

“Saat dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas medis dengan disaksikan pihak keluarga, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” jawab Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii.

Sebelum ditemukan gantung diri, lanjut Kapolsek, korban sudah pernah melakukan hal yang sama. Namun digagalkan oleh pihak keluarga.

Korban juga sebelumnya meminta untuk di foto kepada sepupunya dikarenakan besok korban sudah tidak ada.

Baca Juga:  Sembilan Tahun Dibayangi Cemoohan: Jalan Panjang 20 KK Warga Tanjung Bunga Luwuk Utara Menjemput Asa dan Kepastian Tanah

“Keluarganya bercerita, jika korban mengalami depresi semenjak digugat bercerai dengan istrinya,” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerima, dan akan segera memakamkan korban. *


Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan saluran WhatsApp Channel