Mengasah Nyali di Bawah Permukaan Laut, TRC BPBD Banggai Tempah Kemampuan Penyelamatan Lewat Pelatihan Scuba Diving

oleh -146 Dilihat
oleh
Open Water Course Scuba Diving yang digelar BPBD Kabupaten Banggai di kawasan Kilometer 5, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (30/6/2026). (Foto BPBD Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times)

LUWUK TIMES, Banggai – Di balik tenangnya permukaan laut, tersimpan tantangan yang tak bisa dianggap sepele.

Bagi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, kemampuan menyelam bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan bekal penting untuk menyelamatkan nyawa ketika bencana terjadi di perairan.

Semangat itulah yang mewarnai pelaksanaan Open Water Course Scuba Diving yang digelar BPBD Kabupaten Banggai di kawasan Kilometer 5, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (30/6/2026).

Mengusung tema “Membangun Personel TRC BPBD yang Profesional, Sigap, dan Tangguh dalam Operasi Penyelamatan di Perairan,” pelatihan ini diikuti oleh personel BPBD Kabupaten Banggai sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas Tim Reaksi Cepat dalam menghadapi berbagai operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah perairan.

Wilayah Kabupaten Banggai yang didominasi kawasan pesisir dan kepulauan menjadikan kemampuan penyelamatan di air sebagai kompetensi yang semakin dibutuhkan.

Melalui pelatihan ini, para personel tidak hanya dibekali teknik dasar scuba diving, tetapi juga kemampuan bekerja dalam situasi darurat yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta keselamatan tim.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Nurlaela Abdullah, SH., ME membuka Open Water Course Scuba Diving. (Foto BPBD Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times)

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banggai di bawah koordinasi Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kristofferson Bode, SE.

Sementara itu, kegiatan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Nurlaela Abdullah, SH., ME.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai investasi utama dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Pelatihan Open Water Course Scuba Diving ini diharapkan mampu melahirkan personel TRC BPBD yang semakin profesional, terampil, dan siap diterjunkan dalam setiap misi kemanusiaan, khususnya pada operasi pencarian dan penyelamatan di perairan.

Sebab, dalam setiap misi penyelamatan, kemampuan yang terlatih dapat menjadi pembeda antara kehilangan harapan dan keberhasilan menyelamatkan nyawa. *

Sofyan Labolo