Tiga Cabor Tidak Masuk Seleksi O2SN Banggai, Senam, Panjat Tebing dan Renang Digelar Mandiri

oleh -95 Dilihat
oleh
Mewakili Bupati Banggai Amirudin, Sekda Banggai Moh. Ramli Tongko membuka O2SN SD SMP Kabupaten Banggai

LUWUK TIMES, Luwuk – Tiga cabang olahraga (cabor), yakni senam, panjat tebing, dan renang, tidak masuk dalam pelaksanaan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2026.

Ketiga cabor tersebut akan dilaksanakan secara mandiri oleh pengurus cabang olahraga masing-masing.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia O2SN Kabupaten Banggai, Rudi Budaya, S.Pd., M.Pd., saat melaporkan pelaksanaan O2SN yang resmi dibuka di Pedepokan Pencak Silat IPSI Banggai, Jumat (12/6/2026).

Menurut Rudi, seleksi O2SN tingkat kabupaten tahun ini hanya mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni atletik, pencak silat, dan bulu tangkis.

Sementara untuk cabang senam, panjat tebing, dan renang, proses seleksi atlet akan dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pengurus cabang olahraga.

“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam seleksi O2SN tahun ini meliputi atletik, pencak silat, dan bulu tangkis, sedangkan senam, panjat tebing, dan renang akan dilaksanakan secara mandiri oleh pengurus cabang olahraga masing-masing,” ujarnya.

Pelaksanaan O2SN Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2026 diikuti sebanyak 226 peserta yang terdiri atas 135 siswa SD/sederajat dan 91 siswa SMP/sederajat.

Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari 48 sekolah dasar dan 29 sekolah menengah pertama yang berasal dari 15 kecamatan di Kabupaten Banggai.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si., yang mewakili Bupati Banggai.

Dalam sambutannya, Ramli Tongko menyebut O2SN merupakan momentum penting bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan olahraga sekaligus belajar menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

“O2SN jenjang SD dan SMP merupakan momentum yang tepat dan berharga bagi adik-adik untuk berprestasi dan berkompetisi secara sehat. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar penting, seperti bekerja sama, mematuhi aturan, menghargai lawan, serta menanamkan nilai-nilai fair play,” katanya.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan ajang tersebut sebagai sarana menunjukkan kemampuan terbaik serta mengharumkan nama sekolah masing-masing.

Para juara hasil seleksi nantinya akan mewakili Kabupaten Banggai pada O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. Untuk jenjang SD dan SMP, masing-masing akan mengirimkan 10 atlet dari lima cabang olahraga kategori putra dan putri.

Melalui pelaksanaan O2SN dan seleksi mandiri bagi tiga cabang olahraga lainnya, diharapkan semakin banyak atlet pelajar potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Banggai di tingkat provinsi maupun nasional. *

Editor Sofyan Labolo