Advertising

-->
-->

PWRI Akan Terus Tumbuh dan Berkembang di Kabupaten Banggai

Sofyan
Ketua PWRI Banggai, Bachtiar Pasman (kanan) bersama pengurus. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI— Ketua Persatuan Wredathama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banggai Bachtiar Pasman optimis wadah berhimpunnya para pensiunan ASN ini akan terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Banggai.

Keyakinan itu bisa terwujud, apabila semua anggota solid dalam memajukan organisasi.

Sikap optimis itu disampaikan Bachtiar Pasman disela sela ramah tamah HUT ke 62 PWRI, yang berlangsung di sekretariat PWRI Banggai Kecamatan Luwuk, Jumat (26/07/2024) tadi malam.

HUT ke 62 PWRI tahun ini mengusung tema, “Dengan Semangat Baru PWRI Berdaya, Bermartabat dan Sejahtera”.

Baca Juga:  Sikap Humanis Ahli Waris Albakkar, segera Hibahkan Legalitas Lahan untuk 23 KK Taat Hukum di Luwuk Utara

Bachtiar mengatakan, PWRI adalah tempat berhimpunnya para pensiunan ASN, yang pada hari ini genap berusia 62 tahun.

Om Tiar sapaan akrab nya mengatakan, jika kita memperhatikan perjalanan dari organisasi PWRI dengan usia kini sehingga dapat diibaratkan manusia dengan usia ke 62 tahun.

Dan bisa kita simpulkan bahwa organisasi ini sudah lebih dewasa, terutama dalam mengenang sekaligus memajukan PWRI kedepan.

Baca Juga:  Bursa Ketua Perwis Banggai Mengerucut ke Tiga Nama, Siapa Saja?

Hanya saja untuk PWRI Banggai seperti yang dialami sekarang sambung politisi PKB Banggai ini, rasa rasanya baru 10 tahun terbentuk.

Untuk memilih Ketua baru, PWRI Banggai yang kurang lebih baru 10 tahun berkiprah, hal tersebut dapat dimungkinkan untuk tetap eksis, hidup dan berkembang.

Yang kesemuanya bisa berhasil apabila didukung oleh semua para anggota, sebagai potensi yang diandalkan untuk membangun dan lancarnya sejumlah program sosial yang merupakan urusan pokok dari PWRI, para ASN yang sudah pensiun.

Baca Juga:  Kisah Kasi Humas AKP Saiman, Dari Buru Sergap Reskrim Hingga Jadi Penjaga Citra Polresta Banggai

Om tiar menekan, jangan dianggap tugasnya sudah selesai. Justru dengan selesainya masa bakti alias pensiun, akan semakin besar dan luas.

“Artinya semua urusan, termasuk problem yang berkembang di tengah masyarakat, tidak luput dari pengamatan para ASN yang sudah pensiunan tadi,” ucap Om Tiar. *

-->