Advertising

Example floating
Example floating

Komisi III DPRD Banggai Tinjau Pasar Simpong, Batia Sisilia Hadjar Beri Sejumlah Masukan

Sofyan
Komisi III DPRD Banggai saat melakukan kunjungan di Pasar Simpong Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (11/06/2025).
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Banggai, Luwuk Times— Tak hanya Pemda Banggai. Pada hari yang sama Komisi III DPRD Banggai juga melakukan peninjauan pasar Simpong, Rabu (11/06/2025).

Agenda turun lapangan itu, dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat Komisi III DPRD Banggai tanggal 10 Juni 2024 terkait pengelolaan pasar daerah dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

IMG-20260829-WA0006

Dalam kunjungan itu, Komisi III DPRD Banggai bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.

Baca Juga:  Hak Nakes Dirampok: TA Fraksi Golkar Beberkan Modus Licik Kapus di Banggai Tilep Rp15 Juta Sebulan

Instansi itu antara lain, Disperindag, Bappenda, Camat Luwuk Selatan, Lurah Simpong dan KUPT Pasar.

Terkait dengan penempatan pedagang Pasar Simpong yang merupakan eks kebakaran pada lokasi pasar modern dan rencana pembangunan rumah potong hewan, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai, Batia Sisilia Hadjar memberi sejumlah masukan.

Baca Juga:  Dugaan Sunat Honor Nakes Memanas, Komisi 1 DPRD Banggai Siap Semprot Kadinkes dan Kapuskesmas

Saran Batia, kepada pedagang yang belum terakomodir, agar dapat disiapkan tempat yang layak. Sehingga jualan mereka (pedagang) bisa laku terjual oleh para pembeli.

“Perlu tempat yang layak. Dengan demikian dagangan mereka laris,” kata Batia.

Saran lain Batia, masih perlunya pembenahan untuk sejumlah bangunan yang masih semerawut.

Baca Juga:  DPRD Banggai Desak Pengembalian Utuh Dana Potongan JKN dan BOK Nakes

Begitu pula dengan instalasi listrik. Masukan Batia agar lebih menjadi perhatian serius. Sehingga terhindar dari kejadian korsleting listrik, yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

“Hal seperti ini memang kelihatan simple. Tapi jika kita abaikan, maka dampaknya besar dan buruk,” tegas Batia Sisilia. *

Sofyan Labolo

-->