Dapur Mom's Arsy
Dapur Mom's Arsy
Dapur Mom's Arsy
Luwuk Times, Banggai — Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan terus direalisasikan.
Melalui sinergi erat Dinas Sosial, sebanyak 58 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Banggai resmi menerima Bantuan Sosial Pangan Daerah (PANADA) dengan total alokasi anggaran mencapai Rp116 juta.
Penyaluran bantuan strategis ini diserahkan secara simbolis langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., di Kantor Bank Sulteng pada Selasa (8/9/2026).
Penyerahan ini menandai langkah konkrit dinas sosial dalam memastikan kelompok rentan khususnya para lanjut usia dan penyandang disabilitas terlantar yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 mendapatkan jaminan kebutuhan dasar.
Program PANADA merupakan bagian dari program unggulan “Berani Sejahtera” yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah dan dijalankan melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah.
Perwakilan Dinsos Sulteng, Bahria Ridwan, menjelaskan bahwa setiap KPM menerima alokasi bantuan sebesar Rp200.000 per bulan selama 10 bulan, sehingga total dana jaring pengaman yang diterima tiap keluarga mencapai Rp2 juta sepanjang tahun 2026.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian penuh pemprov terhadap warganya.
Menurutnya, bantuan sosial ini merupakan manifestasi kehadiran negara dalam meringankan beban hidup masyarakat yang paling membutuhkan.
“Bantuan sosial tidak hanya menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” ujar Bupati Amirudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, menegaskan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Banggai terus berkomitmen mengawal dan menyelaraskan seluruh program perlindungan sosial di daerah, baik yang bersumber dari Pemprov Sulteng maupun Kementerian Sosial RI.
Sepanjang tahun 2026, berbagai intervensi sosial telah berhasil disalurkan secara tepat sasaran di Kabupaten Banggai, meliputi:
Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), senilai sekitar Rp350 juta yang dialokasikan bagi 122 penerima manfaat.
Bantuan Berani Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Sejuta, bantuan modal usaha senilai Rp1 juta per keluarga untuk mendorong kemandirian ekonomi.
Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu), merupakan dukungan pembiayaan langsung dari Pemprov Sulteng.
Termasuk bantuan peralatan sekolah melalui dukungan sarana pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Kemensos RI.
Melalui integrasi program-program tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Banggai memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat rentan mendapatkan hak perlindungan yang layak.
Ke depan, Dinsos Banggai siap melanjutkan kolaborasi lintas sektor agar jangkauan kesejahteraan sosial semakin merata hingga ke pelosok daerah. *
Editor Sofyan Labolo










