Advertising

Example floating
Example floating

Aksi Protes Warga di Desa Tontouan Luwuk Berakhir Musyawarah

Sofyan
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Luwuk Times, Luwuk – Sekelompok warga melakukan pembakaran ban bekas dijalan Desa Tontouan, Kecamatan Luwuk, Banggai tepatnya di depan Masjid At-Tauhid.

Aksi blokade jalan itu mampu ditangani oleh personel Polri dari Polsek Luwuk Polresta Banggai. Sehingga tidak berdampak luas terhadap ketertiban umum wilayah itu.

Kapolsek Luwuk AKP Muh. Asdar, SH mengatakan penyebab pembakaran ban dijalan desa tersebut terkait terganggunya distribusi air bersih disebagian wilayah Desa Tontouan akibat kurangnya debit air disumber mata air Bulakan.

Baca Juga:  Dorong Media Lokal Naik Kelas, PWB Bekali Anggota Teknik Pengelolaan Website Berita

“Masyarakat protes dengan membakar ban bekas,” katanya, Rabu pagi (9/9/2026).

Baca Juga:  Manasik Haji Calon Haji 2027 Pertemuan Ke-5 Digelar di Luwuk

Lanjut Kapolsek, selain itu, ada enam pipa yang terlepas dari sambungan bak penampungan. Hal ini membuat peyaluran air bersih mengalami gangguan.

Mendapat informasi tersebut, Polisi kemudian mendatangi TKP dan selanjutnya memberikan pemahaman dan pengertian kepada warga untuk tidak menghalangi fasilitas umum.

Baca Juga:  Kisah Kasi Humas AKP Saiman, Dari Buru Sergap Reskrim Hingga Jadi Penjaga Citra Polresta Banggai

“Selanjutnya dilakukan musyawarah desa, yang menghasilkan kesepakatan bahwa penyaluran air bersih tersebut akan digilir secara bergantian setiap dusun,” pungkas AKP Asdar. *

-->