Advertising

Example floating
Example floating

Banjir Bandang di Parigi Moutong, Ratusan Warga Dua Desa Berada di Pengungsian

Sofyan
Pasca banjir bandang, ratusan warga dari dua desa di Kabupaten Parigi Mouotong Provinsi Sulteng berada di pengungsian
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

PALU, Luwuk Times — Pasca banjir bandang, ratusan warga dari dua desa di Kabupaten Parigi Mouotong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berada di pengungsian. Ada empat titik yang dijadikan lokasi pengungsi.

Kedua desa yang terdampak atas peristiwa yang terjadi Minggu 23 Juni 2024 pukul 04.38 wita itu yakni Desa Sibalago dan Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong.

IMG-20260829-WA0006

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng, Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus, MM menginformasikan, saat ini ada ratusan warga yang berada di kawasan pengungsian.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

“Warga Desa Sienjo ada 90 jiwa. Sedang warga Sibalago yang berada di pengungsian sebanyak 372 jiwa serta 6 bayi,” kata Akris Fattah.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Untuk situasi terakhir pasca banjir bandang yang telah memutuskan jembataan penghubung Desa Sibalago dan Desa Sienjo sambung Akris Fattah, air yang awalnya meluap kini berangsur surut.

Begitu pula dengan dua warga yang hilang kata Akris Fattah, telah ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara satu orang dikabarkan meninggal, yakni Andi Nurhayati (70).

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng ini juga mengabarkan, untuk obat-obatan dan makanan sudah berada di lokasi. *

Baca: Organisasi Setia Jokowi Resmi Dibentuk di Sulawesi Tengah

-->