Advertising

Example floating
Example floating

Kapolda dan Gubernur Sulteng Tinjau PSU di Parigi Moutong

Sofyan
Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Parigi Moutong, Luwuk Times— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Dr. Idham Holik, meninjau pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (16/4/2025).

Kunjungan ini untuk memastikan PSU berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

IMG-20260829-WA0006

Ketiga pejabat tersebut rencana meninjau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Termasuk berdialog dengan petugas serta Masyarakat, untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan, kehadiran Kapolda, Gubernur, dan Komisioner KPU RI menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan PSU.

“Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan tahapan PSU Parigi Moutong berjalan sesuai prosedur serta mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan dan pemerintah daerah. Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan,” ujar Kombes Djoko.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Polda Sulteng bersama TNI dan stakeholder terkait telah mengerahkan personel untuk mengamankan jalannya PSU pada sejumlah TPS yang menggelar pemungutan suara ulang.

Selain itu, koordinasi intensif bersama KPU dan Bawaslu untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu. Termasuk masyarakat dalam menjaga stabilitas demokrasi di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak golput, menjaga ketertiban, dan bersama-sama menciptakan suasana yang damai demi suksesnya pemungutan suara ulang ini,” pungkasnya. *