Advertising

Example floating
Example floating

Komisi III DPR RI Minta Pemda se Sulteng Siapkan Lahan Taman Lalu Lintas

Sofyan
Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Palu, Luwuk Times— Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah akan membangun taman lalu lintas di Kota Palu.

Rencana tersebut disampaikan oleh Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Atot Irawan, Jumat (9/5/2025).

IMG-20260829-WA0006

Taman itu sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat, terutama pada anak usia dini.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding.

Ia menilai pentingnya memberikan pemahaman tentang aturan lalu lintas sejak usia dini.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Menurutnya, langkah ini sangat tepat, sebagai bentuk pencegahan dini terhadap risiko kecelakaan jalan raya.

“Saya kira penting tentang pemahaman dan pendidikan terhadap anak usia dini dalam hal mengenal dan memahami lalu lintas,” kata Sarifuddin, Sabtu (10/5/2025).

Ia menyoroti masih minimnya kesadaran berlalu lintas. Khususnya usia produktif kalangan pengendara muda.

Pengetahuan Pengendara

Sarifuddin menyebut, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi karena kurangnya pengetahuan pengendara terhadap aturan.

Bahkan tak jarang kecelakaan menyebabkan korban jiwa.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Ia menegaskan, pendidikan lalu lintas perlu kita tanamkan sejak dini, agar masyarakat lebih disiplin dalam berkendara.

Terkait rencana pembangunan taman lalu lintas oleh Ditlantas Polda Sulteng, Sarifuddin menyebut Komisi III DPR RI siap memberikan dukungan.

“Kami akan dukung. Ini inovasi yang baik dalam upaya meningkatkan wawasan masyarakat soal keselamatan berkendara,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan pemahaman masyarakat dalam berlalu lintas merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan jalan.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Menurutnya, edukasi semacam ini bisa menjadi solusi jangka panjang yang berdampak luas.

Lebih lanjut, Sarifuddin mengingatkan perlunya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

“Selama ini pembangunan seperti itu perlu kerja sama dengan pemda. Khususnya dalam penyediaan lahan,” katanya.

Ia berharap Pemda bisa memberi dukungan penuh demi kepentingan Masyarakat

“Inilah salah satu cara mendekatkan kepolisian dengan masyarakat, khususnya bidang lalu lintas,” katanya.

“Kita harap ini bisa berdampak positif terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutup Sarifuddin. *

-->