Advertising

Example floating
Example floating

Maksimalkan 100 Hari Kerja, Amirudin dan Furqanuddin Butuh Tim OPD yang Satu Frekuensi

Sofyan
Muhamad Ramdan
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Banggai, Luwuk Times— Bupati Banggai Amirudin dan wakilnya Furqanuddin butuh tim organisasi perangkat daerah (OPD) yang satu frekuensi. Dengan kesolidan dan si iya se kata itu, sehingga Amirudin dan Furqanuddin dapat memaksimalkan kinerja 100 hari kerja kedepan.

Demikian pendapat Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Banggai, Muhamad Ramdan, Senin (16/06/2025).

IMG-20260829-WA0006

Dalam keterangan tertulisnya, Ramdan menambahkan, keberhasilan visi dan misi AT-FM (Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili) bukan hanya ditentukan sebagus apa terkemas dalam dokumen formal.

Baca Juga:  Gerak Cepat Bupati Banggai Amirudin Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen

Akan tetapi sangat ditopang oleh kesiapan dan kesamaan gerak seluruh kepala OPD. Termasuk para camat yang menjadi ujung tombak wilayah masing-masing.

“Bupati tidak bisa bekerja sendiri. Tapi butuh tim OPD yang solid dan siap tarik gas full. Bukan malah jadi penghambat. Kalau Bupati ke kanan, jangan ada Kepala OPD yang malah belok kiri. Apalagi sampai matikan mesin dan masa bodoh. Ini soal loyalitas dan integritas,” tegasnya.

Mutasi dan Rotasi

Ia menambahkan, jika dalam evaluasi awal terdapat kepala OPD atau Camat yang tidak bisa bekerjasama dalam mewujudkan program prioritas, terutama program 100 hari kerja, maka Bupati harus berani mengambil langkah tegas, berupa mutasi dan rotasi jabatan.

Baca Juga:  Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Diperingati di Masjid Agung Luwuk

“Mutasi dan rotasi adalah hal wajar dalam birokrasi. Apalagi jika tujuannya untuk mempercepat kinerja dan sinkronisasi. Jangan sampai ada yang justru menjadi rem ketika saatnya akselerasi,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan, masyarakat Banggai menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan ATFM. Oleh karena itu, birokrasi harus menjadi mitra strategis dalam menghadirkan perubahan nyata, bukan malah menjadi beban.

Baca Juga:  Harga Sawit Petani Murah di Toili Banggai, Mentan Amran Tegas Instruksikan Tindak PT KLS

Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Bupati yang berorientasi pada percepatan pembangunan dan reformasi birokrasi yang profesional.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Banggai tentu akan terus mendukung periode ke dua kepemimpinan AT-FM, yang ingin membangun Banggai dengan tulus dan serius. Tapi tentu, ini butuh tim kepala OPD dan para Camat yang kuat, loyal, dan satu frekuensi,” tutupnya. *

**) Ikuti berita-berita Luwuk Times lainnya di Google News

-->