Advertising

Example floating
Example floating

P2KBP3A Banggai dan Baznas Bantu Ibu Hamil dan Keluarga Risiko Stunting

Sofyan
P2KBP3A Banggai dan Baznas membantu ibu hamil dan keluarga risiko stunting di Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banggai bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyambangi keluarga risiko stunting. Lokasi penyalurannya adalah Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan berupa sembako seperti beras, telur, dan minyak diberikan kepada ibu hamil yang tergolong keluarga berisiko stunting.

IMG-20260829-WA0006

Kegiatan ini turut hadir Pemerintah Kelurahan Sisipan, Babinsa dan petugas penyuluh KB, yang bersama-sama memantau kondisi para ibu hamil.

Baca Juga:  Bupati Banggai Terbitkan Surat Edaran Pengendalian LPG 3 Kg, Pelanggar Kena Sanksi

Kepala Dinas P2KBP3A Banggai, Faisal Karim, mengungkapkan rasa syukurnya. Itu karena para ibu hamil dalam keadaan sehat, sesuai laporan dari para penyuluh.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan penyuluh, ibu yang sedang mengandung janinnya dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya kepada Luwuk Times, Senin 20 Januari 2025.

Faisal menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, utamanya dalam menekan angka stunting.

Baca Juga:  Dugaan Pungli Honor Nakes 10 Persen, Kadis Kesehatan Banggai: Jika Terbukti, Itu Ranah Hukum

“Kepedulian bapak Bupati dan Wakil Bupati, khususnya berkaitan dengan risiko stunting, menjadi tugas kami. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain bantuan langsung, Faisal juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.

Ia berharap tidak ada lagi kasus stunting baru dalam lima tahun mendatang.

“Intervensi kepada keluarga risiko stunting akan terus berjalan, sesuai arahan Pak Bupati, tanpa diskriminasi. Kami diinstruksikan untuk memantau kondisi lapangan, baik soal nutrisi maupun kebersihan lingkungan,” tambah Faisal.

Baca Juga:  Irjen Pol Nasri Sulaeman Resmikan Polresta Banggai dan Polres Balut di Luwuk

Bupati Banggai, Amirudin, juga mendukung penuh program pemerintah pusat. Termasuk makan gratis untuk anak didik yang sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting.

“Harapan kami, Banggai bebas dari stunting kedepan, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutup Faisal.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga berharap mampu memberikan dampak positif dalam mencegah stunting Kabupaten Banggai. * dik

-->