Advertising

Example floating
Example floating

Raja Buol Beri Gelar Adat Tao Doka buat Gubernur dan Wagub Sulteng

Sofyan
Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menerima gelar kehormatan Tao Doka dari Kerajaan Buol, Selasa (27/5/2025). (Foto Biro Administrasi Pimpinan)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Buol, Luwuk Times— Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menerima gelar kehormatan Tao Doka dari Kerajaan Buol.

Prosesi penobatan berlangsung khidmat, bertempat Istana Raja Buol, Selasa (27/5/2025). Raja Buol, Moh. Syafri Turungku yang memimpin langsung penobatan itu.

IMG-20260829-WA0006

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat itu.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Penobatan ini menurutnya memiliki makna mendalam. Ia pun mengapresiasi jajaran Pemerintah Kabupaten Buol, khususnya Bupati dan tokoh adat setempat.

Kunjungan kerja perdana ini bersama rombongan pemerintah provinsi memulai dari Kabupaten Buol.

Itu karena letak daerah, yang merupakan salah satu wilayah terjauh di Sulawesi Tengah.

Pemilihan ini mencerminkan komitmen pemerintah provinsi untuk memprioritaskan pembangunan dari daerah terluar.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Ia juga menuturkan, kunjungan ke Istana Raja Buol bukanlah yang pertama kalinya.

Sekitar tujuh bulan sebelumnya, ia telah bersilaturahmi ke istana yang sama.

Ia pun menilai gelar Tao Doka (Orang Besar) merupakan sebuah kehormatan yang akan dijaga dan mempunyai makna sebagai amanah untuk mengabdi lebih baik bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Ucapan terima kasih turut Ia sampaikan kepada Raja Buol, Permaisuri, serta para tokoh adat yang terlibat dalam prosesi penobatan.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

Terakhir Ia memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Buol agar Ia mendapat kekuatan dan kesehatan dalam memimpin pemerintahan menuju “Sulteng Nambaso”.

Turut hadir, Bupati dan Wabup Buol, Forkopimda, OPD Provinsi Sulteng dan Kab Buol, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda. *

Biro Administrasi Pimpinan