Luwuk Times, Banggai — Gelombang efisiensi anggaran secara nasional tak menyurutkan langkah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) di sektor pembangunan.
Meski sempat memengaruhi jadwal pelaksanaan program rutin di awal tahun, Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Banggai terus berupaya agar agenda pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi tetap berjalan pada September 2026.
Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Sukri Karim, ST, MT, menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran terjadi serentak di seluruh Indonesia dan berdampak pada berbagai agenda daerah hingga nasional.
Kendati demikian, komitmen pemerintah daerah untuk melahirkan tenaga kerja lokal yang bersertifikat tetap menjadi prioritas.
“Pak Bupati Banggai menyarankan agar program ini terus dikawal dan bisa terealisasi. Kami menargetkan pelatihan dapat terlaksana pada September 2026 seiring berjalannya proses anggaran, terlebih calon peserta sudah kami siapkan,” ujar Sukri saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026).
Program kolaborasi tahunan antara Dinas PUPR Banggai dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Makassar ini menargetkan sebanyak 175 peserta.
Rangkaian kegiatan rencananya berlangsung padat dan efektif selama tiga hari.
Hari 1–2 adalah pelatihan intensif Tenaga Kerja Konstruksi Jenjang 1 (kualifikasi tukang pasang baja ringan, tukang bata, dan plesteran).
Sedang hari 3, Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi untuk Jenjang 1 serta Jenjang 6 (kualifikasi pengawas jalan, pengawas drainase, dan pengawas bangunan gedung).
Melalui sertifikasi ini, Dinas PUPR Banggai berharap para tukang dan pengawas lapangan di Kabupaten Banggai tak hanya memiliki keterampilan mumpuni.
Akan tetapi juga mengantongi legalitas standar nasional untuk menunjang daya saing dalam pembangunan daerah. *






















