Advertising

Example floating
Example floating

Warga Touna Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pos Ronda Toili Banggai

Sofyan
Polisi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah di Pos Ronda, Dusun 1, Desa Benteng, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulteng, Sabtu (17/2/2024) pagi.
A-AA+A++

LUWUKTIMES.ID— Kasus dugaan bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Banggai.

Kali ini TKP nya berada di Kecamatan Toili.

IMG-20260829-WA0006

Atas kejadian itu, Polisi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah di Pos Ronda, Dusun 1, Desa Benteng, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulteng, Sabtu (17/2/2024) pagi.

Jenazah berjenis kelamin laki-laki berinisial FK alias M (19) ini ditemukan tergeletak di tanah dengan posisi tengkurap pertama kali oleh seorang warga.

Baca Juga:  Sembilan Tahun Dibayangi Cemoohan: Jalan Panjang 20 KK Warga Tanjung Bunga Luwuk Utara Menjemput Asa dan Kepastian Tanah

Kapolsek Toili AKP Nanang Afrioko mengungkapkan, korban merupakan warga Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulteng.

Ia menjelaskan, saat itu saksi sedang berjalan kaki kemudian tepat di TKP.

Saksi melihat korban dalam keadaan tengkurap di depan Pos Ronda sudah tidak bergerak.

“Karena curiga, saksi mendekat dan berteriak memanggil warga lainnya untuk melihat siapa yang tergeletak di depan Pos Ronda,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gonjang-Ganjing Porprov Sulteng di Morowali Berakhir Lega, Banggai Langsung Geber Persiapan

Mendengar teriakan saksi, warga pun mendatangi TKP dan melihat korban tereletak tak bernyawa lagi.

“Korban ditemukan dengan seutas tali terlingkar di lehernya,” jelasnya.

Nanang menyebutkan, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali jemuran warga di dekat Pos Ronda.

“Karena warga melihat tali jemuran dibelakang rumah sudah bekas putus,” sebut Nanang.

Baca Juga:  Tim Voli Putra Banggai Garang di Lapangan, Kans Semifinal Sangat Terbuka Lebar

Dari hasil pemeriksaan dokter, kata Nanang, korban meninggal karena kehabisan oksigen akibat lilitan tali pada leher.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri,” kata perwira pangkat tiga balak ini.

Saat ini, tambahnya, jenazah disemayamkan di rumah kerabat korban sambil menunggu kadatangan keluarga dari Touna.*