Advertising

-->
-->

Peduli Kegiatan Keagamaan, Bupati Banggai Amirudin Alokasikan Dana Hibah Rp33,7 Miliar

Sofyan
Bupati Banggai H. Amirudin
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI, Luwuk Times — Kepedulian Bupati Banggai H. Amirudin terhadap kegiatan keagamaan di daerah ini cukup besar.

Fakta itu terlihat dari alokasi anggaran yang ia kucurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Banggai tahun anggaran 2024 sebesar Rp33,7 miliar.

Data yang diperoleh Luwuk Times, Kamis (11/07/2024), untuk honorarium rohaniawan yang meliputi imam, pembantu imam, muadzin, pendeta, pemangku dan pandita sebesar Rp4,2 miliar lebih.

Baca Juga:  Dituding Mangkir Sidang PTUN, Bupati Banggai Amirudin Semprot Supriadi Lawani: Berkaca Dulu!

Tidak itu saja yang menjadi program kegiatan prioritas Bagian Kesra Setdakab Banggai yang kini dikepalai H. Moh Rifai Mahiwa, SE., Msi.

Bantuan hibah pun cukup besar, yakni Rp23,6 miliar lebih.

Dana hibah itu didistribusi masing-masing Masjid Rp8,4 miliar lebih, Gereja Rp1,9 miliar lebih, Pura Rp1,3 miliar lebih, lembaga atau organisasi keagamaan Rp5,7 miliar lebih dan organisasi kemasyarakatan lainnya Rp6 miliar lebih.

Baca Juga:  Gendang Perang Pungli Nakes Ditabuh, Inspektorat Siap Geledah 27 Puskesmas dan Dinkes Banggai

Angka itu belum termasuk bantuan pendidikan atau beasiswa sebesar Rp1,4 miliar lebih.

Selain item kegiatan pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan capaian kinerja terkait kesejahteraan sosial tadi, Bagian Kesra Setdakab Banggai juga mengalokasikan kesejahteraan masyarakat.

Yang meliputi kegiatan PHBI 200 juta, honorarium Pimpinan Baznas Kabupaten Banggai Rp57,6 juta dan honorarium Guru mengaji TPA/TPQ Rp1 miliar lebih.

Baca Juga:  Bukan Cuma Kapus, Tenaga Ahli Fraksi Golkar Banggai Minta Bendahara Puskesmas Ditangkap dan Uang Nakes Dicairkan Utuh

Ada juga kegiatan fasilitas pengelolaan bina mental spiritual, yang mencakup kegiatan haji Rp1,8 miliar, umroh Rp960 juta dan MTQ tingkat provinsi Rp350 juta. *

Baca: Hasil Riset BRIDA Sulteng, Ada Tiga DOB di Kabupaten Banggai

-->