Cabor Menembak

Punya Obsesi Besar di Morowali, Perbakin Banggai Siapkan 7 Penembak Jitu Pemburu Emas

SofyanSofyan
Ketua Pengkab Perbakin Banggai, Indra Rico Tombokan (kedua dari kanan) saat mengikuti rapat KONI Kabupaten Banggai, belum lama ini.
A-AA+A++

Luwuk Times, Luwuk — Tak satupun membawa pulang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng 2022 lalu tak membuat Pengkab Perbakin Kabupaten Banggai patah arang.

Di bawah komando kepengurusan baru, cabor menembak ini justru datang dengan ambisi besar, yakni mampu merebut medali emas pada Porprov X Sulteng di Kabupaten Morowali mendatang.

Catatan dua perak dan tiga perunggu pada helatan sebelumnya tak lagi dipandang sebagai kegagalan. Akan tetapi menjadi bahan bakar motivasi.

Baca Juga:  Siasat Banggai Menuju Porprov X Morowali, Gandeng Investor hingga Mobilisasi Armada OPD

Ketua Pengkab Perbakin Banggai, Indra Rico Tombokan, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan cabor menembak Banggai.

Kepada Luwuk Times, Jumat (18/09/2026), Indra Rico mengungkapkan kesiapannya menerjunkan skuad terbaiknya demi merealisasikan obsesi tersebut.

“Rencananya ada tujuh atlet yang akan memperkuat kontingen Banggai lewat cabor menembak,” tegas Indra Rico penuh optimisme.

Baca Juga:  Kontingen Porprov Sulteng 2026 Resmi Dibentuk, Banggai Siap Tempur di Morowali

Ketujuh petembak jitu tersebut bakal diturunkan di sejumlah nomor yakni
Benchrest (BR), Light Rifle (LR), Multi Range (MR) dan Tripos Api.

Demi mematangkan bidikan para atlet, Perbakin Banggai tengah bergerak cepat mengamankan fasilitas latihan.

Mereka resmi mengajukan izin penggunaan Lapangan Tembak Kodim 1308/LB di Kilo 5, Kecamatan Luwuk Selatan.

“Kami sudah menyurat ke Pak Dandim 1308/LB untuk peminjaman lapangan tembak Kilo 5 sebagai pusat pemusatan latihan para atlet,” tambahnya.

Baca Juga:  KONI Banggai Selektif Kirim Atlet, Target Prestasi dan Transparansi Anggaran

Tak berhenti di situ, dalam waktu dekat Perbakin Banggai juga berencana menggelar kejuaraan menembak lokal.

Poin utamanya bukan sekadar ajang pemanasan dan pengasahan skill atlet inti, melainkan juga wadah berburu bibit penembak potensial baru di Kabupaten Banggai.

“Kami masih akan menggelar rapat internal untuk mematangkan persiapan kejuaraan tersebut,” pungkasnya. *

Pos Terkait