LUWUK TIMES, Semarang – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh para ksatria olahraga dari Bumi Banggai. Berlaga di ajang bertaraf internasional Jateng Open 2026 yang berlangsung pada 23–25 Juli 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, para atlet Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Banggai sukses tampil memukau dan mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Tengah di kancah nasional.
Tak tanggung-tanggung, dominasi atlet Banggai langsung terasa sejak hari pertama kejuaraan.
Asnidar, atlet andalan Banggai yang membela panji Sulteng, sukses menyabet medali emas pertama di nomor lari 5.000 meter.
Ia berhasil mengungguli 11 pelari tangguh dari berbagai provinsi di Indonesia, memaksa atlet tuan rumah Jawa Tengah berpuas di posisi perak dan atlet Jawa Timur di posisi perunggu.
Momen penganugerahan medali pun terasa semakin istimewa. Manajer Tim sekaligus Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, mendapat penghormatan khusus dari Panitia Pelaksana Jateng Open 2026 untuk mengalungkan langsung medali emas tersebut kepada Asnidar di atas podium tertinggi.
“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dipercaya panitia untuk mengalungkan medali emas pertama ini. Ini baru hari pertama dan Sulawesi Tengah sudah berhasil menyumbang emas lewat perjuangan luar biasa Asnidar,” ujar Sugiarto Djanun penuh rasa bangga.
Banggai Jadi Tulang Punggung Kontingen Sulteng

Dalam kejuaraan bergengsi ini, kontingen Sulawesi Tengah didominasi oleh deretan talenta terbaik asal Kabupaten Banggai.
Dari total atlet yang dikirim Sulteng, tiga di antaranya merupakan putra-putri terbaik Banggai, yakni Asnidar (spesialis nomor maraton 5.000m dan 10.000m), Taufik (spesialis lompat jangkit dan lari), serta Anas Hidayat.
Selebihnya, kontingen Sulteng diperkuat masing-masing satu atlet dari Morowali dan Parigi Moutong, serta satu atlet lainnya.
Kekuatan tim ini dikawal langsung oleh Sugiarto Djanun sebagai manajer, didampingi pelatih berbakat asal Banggai, Ramdani, serta bendahara dari Pengprov PASI Sulteng.
Asnidar sendiri masih berpeluang besar menambah pundi-pundi medali emasnya di nomor 10.000 meter, bersaing ketat dengan sekitar 30 pelari terbaik dari berbagai belahan Nusantara.
Sementara itu, Taufik dan Anas Hidayat juga bersiap memberikan performa terbaiknya di nomor pertandingan masing-masing.
Batu Loncatan Menuju Puncak Porprov di Morowali
Keikutsertaan dan raihan gemilang di Jateng Open 2026 ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan menjadi tolok ukur utama serta panggung pemanasan sebelum berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang di Morowali.
Sugiarto menegaskan, performa impresif para atlet di Semarang menjadi sinyal kuat bahwa kontingen Banggai siap mendominasi perolehan medali pada ajang regional tersebut.
“Ajang ini adalah ujian komparatif yang sangat berharga. Saya pastikan Asnidar akan turun di tiga nomor pada Porprov nanti, dan target kami adalah menyapu bersih dengan medali emas,” kata Sugiarto.
“Begitu pula dengan Taufik dan Hidayat. Insyaallah, medali-medali dari Jateng Open ini kami persembahkan dari atlet Banggai, untuk dan atas nama Sulawesi Tengah,” pungkas Sugiarto optimis. *
Sofyan Labolo
