Advertising

Example floating
Example floating

Selenggarakan Rakor, ALFI/ILFA dapat Apresiasi Pemkab Banggai

Sofyan
Ketua DPC ALFI ILFA Kabupaten Banggai, Rudi Harun Suleman menyampaikan sambutan pada rakor di Swissbell Hotel Luwuk, Jumat (30/08/2024). (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI — Kehadiran Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) di Kabupaten Banggai baru seumur jagung. Namun keberadaan organisasi ini sangat penting. Sehingga sewajarnya lah, kehadiran ALFI/ILFA mendapat apresiasi dari Pemkab Banggai.

Bertempat di Swissbell Hotel Luwuk, Jumat (30/08/2024), ALFI/ILFA Kabupaten Banggai melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan.

IMG-20260829-WA0006

Ada dua topik penting yang diangkat dalam rakor itu.

Pertama, peran ALFI/ILFA dalam penertiban carut marut transportasi logistik.

Sedang item kedua, mencegah terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di bidang jasa angkutan peti kemas.

Pertemuan ini menghadirkan perusahaan jasa pengurusan transportasi (JPT), Badan Usaha Pelabuhan Pelabuhan Cipta Nusantara Indonesia (BUP PCNI), KUPP Kelas II Luwuk, Dinas Perhubungan Banggai, dan Bupati Banggai yang diwakili Pj Sekda Ramli Tongko.

Baca Juga:  Bupati Banggai Terbitkan Surat Edaran Pengendalian LPG 3 Kg, Pelanggar Kena Sanksi

Pada rapat koordinasi ini membahas penertiban angkutan logistik, sehingga membutuhkan kesepakan semua pihak.

Sebelum membuka rakor, Ramli Tongko mengatakan, pelabuhan adalah gerbang distribusi barang dan jasa, termasuk Pelabuhan Tangkiang. Karena itu, diperlukan pengelolaan pelabuhan yang efektivitas, tertib, dan efisien.

“Kami menyambut baik ALFI/ILFA yang proaktif laksanakan rakor ini,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua DPC ALFI ILFA Kabupaten Banggai, Rudi Harun Suleman mengapresiasi para pemangku kepentingan yang hadir dalam pertemuan ini.

Baca Juga:  Bukan Cuma Kapus, Tenaga Ahli Fraksi Golkar Banggai Minta Bendahara Puskesmas Ditangkap dan Uang Nakes Dicairkan Utuh

Menurut dia, pengaturan transportasi kepelabuhanan sangat vital, karena berkaitan dengan inflasi dan denyut ekonomi di daerah.

“Kami sementara mendesain agar bisa berkontribusi kepada daerah,” ujarnya.

Pelaksana harian KUPP Kelas II Luwuk, Nukman Larau, mengharapkan kehadiran ALFI/ILFA Banggai memudahkan untuk mengorganisir jasa transportasi yang beroperasi di Pelabuhan Tangkiang yang tidak disertai badan usaha JPT.

“Pada intinya kami dari KUPP mendukung ALFI ILFA yang menjadi mitra dalam pelabuhan Luwuk,” jelas Nukman dalam sambutannya.

Sementara itu, Edwin, perwakilan PT PCNI sebagai pengelola Pelabuhan Tangkiang mengakui adanya hambatan-hambatan menyangkut jasa transportasi.

Baca Juga:  Gendang Perang Pungli Nakes Ditabuh, Inspektorat Siap Geledah 27 Puskesmas dan Dinkes Banggai

“Kawan-kawan dari jasa transportasi belum terbiasa dengan aturan yang kami terapkan. Ini kalau dibiarkan berlarut menggangu distribusi barang,” ucap dia.

Di sisi lain, kata dia, Kementerian Perhubungan menekankan soal soal dweeling time di pelabuhan.

“Kita dapat undangan ini, kami sangat apresiasi,” tuturnya.

Ia beraharap iklim di sektor jasa transportasi di pelabuhan bisa kondusif agar memperlancar arus barang dan membawa kebaikan bagi semua pihak.

“Sekali lagi kami apresiasi langkah-langkah yang diambil dalam rencana penertiban di Pelabuhan,” tuturnya. *

-->