Advertising

Example floating
Example floating

Bakal Ada Anggota DPRD Banggai tak Dapat Jatah Reses

Sofyan
Suasana rapat paripurna tatib di kantor DPRD Banggai, Senin 4 Nopember 2024. (Foto: Sutopo untuk Luwuk Times)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI — Bakal ada anggota DPRD Banggai yang tidak mendapatkan jatah reses. Konsekwensi itu diterima, apabila para wakil rakyat tersebut tidak menyampaikan laporan tertulis dalam agenda reses.

Ketentuan itu tertuang dalam tata tertib atau tatib yang pada Senin 4 Nopember 2024 telah diparipurnakan para penghuni parlemen lalong itu.

Hal ini merupakan langkah maju yang dilakukan lembaga penyalur aspirasi rakyat itu. Pasalnya, mereka mampu mendobrak kebiasaan buruk yang biasa diperankan selama ini.

Baca Juga:  DPRD Banggai Desak Pengembalian Utuh Dana Potongan JKN dan BOK Nakes

Tatib yang bersifat mengikat itu, mengancam para wakil rakyat tidak dapat melaksanakan reses berikutnya apabila tidak menyampaikan laporan tertulis dalam agenda reses.

Ketentuan itu diatur dalam pasal 156, ayat (4) berbunyi’ Anggota DPRD wajib melaporkan hasil pelaksanaan reses kepada pimpinan DPRD paling sedikit memuat: a. waktu dan tempat kegiatan reses, b. tanggapan aspirasi dan pengabdian dari masyarakat, dan c. dokumentasi peserta dan kegiatan pendukung.

Baca Juga:  Klarifikasi Soal Isu Potongan Hak Nakes, Kapus Kampung Baru Tegaskan tak Pernah Paksa Pegawai

Sementara ayat (5) berbunyi “Anggota DPRD yang tidak menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud pada Ayat (4), tidak dapat melaksanakan reses berikutnya”.

Tatib itu tertuang dalam Rancangan Peraturan DPRD Kabupaten Banggai Tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Banggai.

Rancangan tatib itu dibacakan Juru Bicara Panitia Kerja, Hari Sapto Adji di agenda rapat paripurna.

Agenda rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo, didampingi oleh Wakil Ketua I, Wardani Murad Husain, dan Wakil Ketua II, I Putu Gumi, pada Senin (4/11/2024).

Baca Juga:  Tegas Bantah Potong Hak Nakes, Kapus Lobu Siap Buktikan di Inspektorat Banggai

Aturan tersebut mengatur mengenai kedudukan, tugas, fungsi, dan pokok-pokok pekerjaan para wakil rakyat dalam menjalankan amanahnya.

Hasil dari Panja ini sebelumnya telah difasilitasi oleh Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Tengah sebagai upaya penyempurnaan sebelum ditetapkan.

Dengan adanya tatib baru, diharapkan kinerja DPRD Banggai menjadi lebih efektif dan terstruktur. * stp

-->