Advertising

-->
-->

Kondisi Jalan dan Jembatan di Desa Dongkalan Pagimana Memprihatinkan

Sofyan
Kondisi jalan dan jembatan di Desa Dongkalan Kecamatan Pagimana yang memprihatinkan. (Foto: Istimewa)
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

PAGIMANA, Luwuk Times— Jalan dan jembatan saat memasuki perkampungan Desa Dongkalan Kecamatan Pagimana memprihatinkan.

Karena dalam kondisi rusak parah, warga setempat kesulitan melintasinya. Apalagi disaat musim hujan.

Kepala Desa Dongkalan, Moh. Galib Masulili mengaku, kerusakan kedua infrastruktur itu terjadi sejak lama.

“Sudah bertahun tahun jalan dan jembatan itu tak layak pakai,” kata Galib.

Baca Juga:  Menembus Malam demi Kesehatan Warga Kepulauan di Pagimana Banggai

Mewakili warga Desa Dongkalan, ia pun berharap adanya langkah Pemda Banggai untuk memperbaikinya.

“Saatnya diperbaiki jalan dan jembatan itu,” ucapnya.

Ia mengaku, warga Desa Dongkalan ketika ingin ke desa tetangga yakni Asaan atau hendak menuju ibukota kecamatan, merasa kesulitan.

Baca Juga:  Diancam "Hajar" hingga Diintimidasi di Kantor Lurah, Jurnalis di Bunta 1 Ditekan Usai Bongkar Bantuan Beras

Terlebih lagi saat ini musim penghujan. Kondisinya semakin parah. Bahkan terkadang di lokasi tersebut terjadi banjir.

Badan jalan yang mengalami kerusakan itu cukup panjang, yakni sekitar 2 kilometer. Belum lagi harus mendapatkan kubangan, bebatuan serta badan jalan yang licin.

Kades mengaku sudah beberapa kali mengusulkan agar kedua infrastruktur itu segera diperbaiki. Namun hingga kini belum ada realisasi.

Baca Juga:  Terbengkalai Akibat Alih Status, Warga Salodik Turun Tangan Tambal Tanjakan Lumba-Lumba Pakai Uang Swadaya

“Usulan sudah beberapa kali disampaikan ke instansi teknis. Namun sampai saat ini kami masih menunggu kejelasan pembangunannya,” ucap Galib. *

Baca: Dua Jam Hujan, 10 Rumah di Pagimana Banggai Terendam

-->