Syamsuarni Amirudin dan Halimah Furqanuddin Hadiri Raker Dekranasda di Palu

Sofyan
Ketua Dekranasda Kabupaten Banggai Syamsuarni Amirudin bersama Wakil Ketua Halimah Furqanuddin menghadiri Raker Dekranasda tahun 2024 di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 11 Desember 2024.
A-AA+A++

**) Ikuti Luwuk Times di Google News

BANGGAI— Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banggai Syamsuarni Amirudin bersama Wakil Ketua Halimah Furqanuddin menghadiri rapat kerja (Raker) Dekranasda tahun 2024 di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 11 Desember 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sriti Convention Hall, jalan Durian nomor 88 Kota Palu itu dibuka Gubernur Sulteng yang diwakili Assisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Setda Provinsi Sulteng Fahrudin.

Baca Juga:  Kunci Arah Pembangunan Banggai 2027 Resmi Digenggam, Bupati Amirudin: Fokus Hasil, Bukan Fungsi

Turut hadir pada hajatan itu yakni para pejabat Pemda Provinsi Sulteng dan Kabupaten/Kota, para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulteng, pengurus dan anggota Dekranasda Provinsi Sulteng dan Kabupaten/Kota serta mitra kerja dan stakeholder terkait.

Fahrudin dalam sambutan tertulis Gubernur Sulteng menyampaikan, raker yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulteng ini merupakan langkah strategis yang penting dalam upaya pengembangan potensi kerajinan lokal.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Salurkan Sembako di Luwuk, Bunta dan Nuhon

Kolaborasi antara dewan kerajinan nasional daerah di kabupaten/kota se Sulteng berfungsi sebagai platform untuk menciptakan sinergi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor kerajinan.

Keberadaan kerajinan lokal di Sulteng memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memanfaatakan kekayaan budaya dan sumber daya alam.

Termasuk sejumlah produk kerajinan dari daerah dapat bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Baca Juga:  Suntikan Semangat Pemuda Banggai, Karang Taruna Pacu Revitalisasi Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

Rapat kerja ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang lebih terintegrasi. Sehingga setiap daerah dapat saling mendukung dalam pengembangan produk unggulan.

Sektor kerajinan tidak hanya berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan. Akan tetapi juga berperan dalam melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kerajinan juga menjadi aspek yang sangat penting. *

Bagian Prokopim Banggai