Advertising

-->
-->

Wali Murid Pukul Siswa SMP di Balantak Banggai

Sofyan
Wali Murid pukul dua siswa SMP terjadi di Kecamatan Balantak Kabupaten Banggai Banggai. Polsek setempat memediasi kasus tersebut sehingga tidak berujung ke ranah hukum
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Luwuk Times, Banggai— Aksi pemukulan wali murid terhadap dua siswa SMP terjadi di Kecamatan Balantak Kabupaten Banggai.

Untung saja kasus yang pemicunya sepele ini tidak berujung ke ranah hukum. Polsek Balantak turun memediasi penyelesaian kasus penganiayaan Senin, (9/9/2024) malam di Mapolsek.

Pelaku penganiayaan berinisial IJ (50) warga Kelurahan Balantak, Banggai dan korbannya adalah pelajar kelas 9 yakni D dan A.

Baca Juga:  Keponakan Curi Motor Tante Sendiri di Moilong, Polsek Toili Bekuk Pelaku

Kasus tersebut terjadi pada Senin (9/9/2024) sekitar pukul 10.00 Wita bertempat di SMPN 1 Balantak.

Pada saat itu wali murid IJ mendapatkan laporan dari anaknya bahwa ia dihukum di sekolah dikarenankan tak memakai dasi saat Upacara Senin.

“IJ konfirmasi ke anaknya yang menyatakan bahwa kakak kelasnya, D dan A yang menyuruh untuk tidak memakai dasi tersebut,” ujar Bhabinkamtibmas Brigpol Yakub Ibrahim.

Baca Juga:  Sentuh Masyarakat Bawah, Proyek 'Berani Lancar' Tontouan Dikebut Hingga Tembus 56 Persen

Sehingga terlapor mendatangi sekolah untuk menjumpai korban. Setibanya di sekolah, terlapor menampar korban dibagian wajah.

Adapun kesepakatan damai yang tertulis disurat pernyataan menyatakan bahwa kedua pihak sepakat damai dan menyelesaikan secara kekeluargaan serta tidak dendam.

Baca Juga:  Pelaku Penikaman di Toili, Ditangkap Polisi

Kemudian surat tersebut ditandatangani bersama oleh terlapor dan para orang tua korban dengan disaksikan para saksi.

“Mediasi ditempuh untuk menjaga hubungan baik antara para wali murid dengan pihak sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan lancar,” tutupnya. *

Editor Sofyan Labolo

-->