Advertising

Example floating
Example floating

Kades Sampaka Laporkan PT WMP pada Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Sulteng

Sofyan
Kades Sampaka Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai Munawir Kunjae (kiri) saat melaporkan PT WMP pada Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Sulteng. Dokumen laporan langsung diterima Wakil Ketua Satgas Eva Bande.
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Bualemo, Luwuk Times – Pemerintah Desa (Pemdes) resmi melaporkan PT Wira Mas Permai (WMP) pada Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Provinsi Sulteng.

“Yang langsung menerima laporan kami adalah Ketua Harian Eva Bande,” kata Kades Sampaka Munawir Kunjae kepada wartawan, Senin (14/04/2025).

IMG-20260910-WA0000

Ia berharap, lembaga yang belum lama terbentuk oleh Gubernur Sulteng ini dapat membantu dalam menyelesaikan konflik agraria pada tingkatan masyarakat.

Baca Juga:  Serpihan Maldives di Bualemo: Ketika Bupati Banggai Amirudin Jatuh Hati pada Pasir Putih Taima

“Lewat laporan resmi ini, kami berharap Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Provinsi Sulteng dapat menyelesaikan konflik lahan yang terjadi,” kata Munawir.

Ia mengaku, tak hanya pemerintah desa, warga juga sudah sangat resah dengan adanya konflik agraria yang berkepanjangan.

Baca Juga:  Diancam "Hajar" hingga Diintimidasi di Kantor Lurah, Jurnalis di Bunta 1 Ditekan Usai Bongkar Bantuan Beras

“Konflik agraria yang terjadi pada desanya perlu mendapat respons serius. Pasalnya, masalah ini sudah terjadi cukup lama. Dan sangat merugikan warga kami,” katanya.

Selama ini sambung Munawir, Pemerintah desa telah berupaya menyelesaikan konflik agraria.

Hanya saja belum juga membuahkan hasil.

Baca Juga:  Terbengkalai Akibat Alih Status, Warga Salodik Turun Tangan Tambal Tanjakan Lumba-Lumba Pakai Uang Swadaya

Sehingga dengan terbentuknya Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Provinsi Sulteng ini konflik segera berakhir.

“Atas nama warga desa, kami berharap carut marut konflik agraria segera selesai. Tak hanya Kabupaten Banggai. Tapi seluruh wilayah se Sulteng persoalan itu menjadi terang benderang,” kata Kades Sampaka. *

 

-->