LUWUK TIMES, Banggai — Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Banggai menggelar Rapat Koordinasi Tahun 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Reforma Agraria melalui Inovasi, Integrasi Kebijakan, dan Kolaborasi Berkelanjutan”, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai, Kamis (02/07/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan Reforma Agraria yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si., yang mewakili Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P., selaku Ketua GTRA Kabupaten Banggai.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa Reforma Agraria tidak hanya berfokus pada legalisasi aset melalui sertipikasi tanah.
Akan tetapi juga harus diikuti dengan penataan akses melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat secara terpadu, terukur, dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi dihadiri oleh unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai, serta akademisi.
Pada sesi pemaparan materi, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai, Kristian Bintindjaja, S.H., menyampaikan materi mengenai pelaksanaan Reforma Agraria.
Mulai dari dasar hukum, tujuan program, hingga pentingnya integrasi antara penataan aset dan penataan akses guna mengurangi ketimpangan penguasaan tanah, menyelesaikan konflik agraria, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Narasumber lainnya, Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Banggai, Mulsandi, S.T., M.T.
Ia memaparkan pentingnya integrasi kebijakan tata ruang dan penataan permukiman dalam mendukung Reforma Agraria.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai, Drs. Subhan Lanusi, M.P., menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan pengembangan potensi lokal pada lokasi-lokasi Reforma Agraria.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen dan kolaborasi yang semakin kuat antar anggota Tim GTRA Kabupaten Banggai.
Sehingga pelaksanaan Reforma Agraria dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pemerataan penguasaan tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai. *


